Rabu, 31 Desember 2014

Ragam Jenis Bumbu Dan Rempah Bagian 7

Campuran rempah biasanya dibuat dari bumbu kering atau bubuk, digunakan khusus untuk masakan tertentu atau masakan istimewa pada masakan menu daerah atau negara tertentu. Dalam beberapa contoh misalnya campuran rempah-rempah biasa digunakan untuk bumbu pasta seperti tandoori atau masala.
Walaupun setiap campuran rempah-rempah biasanya dibuat dengan cara khusus, namun jumlah dan jenis dari bumbu atau rempah tersebut digunakan berbeda-beda tergantung pada pilihan rempah lokal, ketersediaan jenis rempah, atau keinginan sang pemasak/koki.
Cara menentukan kualitas rempah yang baik saat membeli adalah dengan memilih rempah dalam kondisi fisik atau keseluruhan bagiannya tampak utuh dan beraroma tajam. Jika ingin mendapatkan cita rasa dan aromatik yang tajam, campuran rempah bubuk dapat dibuat fresh dengan cara menggiling sendiri. Saat ini banyak bumbu siap pakai dari campuran rempah-rempah yang tersedia di pasar swalayan dengan beragam merek, pastikan lihat tanggal pembuatan dan kadaluarsanya.
Berikut beberapa campuran rempah-rempah yang banyak ditemui dalam resep masakan, terutama masakan Asia dan Timur Tengah.
Baharat
Bumbu ini terdiri dari campuran lada hitam, kayu teja, cengkeh, jintan, kemiri, paprika, kapulaga dan ketumbar dengan loomi (jeruk Omani/nipis kering). Digunakan oleh penduduk di kawasan Gulf (Teluk) (Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab) dalam meracik masakan berbahan daging dan sayuran.
Berbere
Salah satu campuran rempah yang berasal dari daratan Ethopia terdiri dari bahan dasar cabai, jahe, dan cengkeh.
Chaat Masala
Campuran rempah khas India yang terdiri dari jinten, garam, adas, amchur (daun mangga muda), Garam Masala, asafoetida (rempah yang banyak tumbuh di daerah Afghanistan yang biasa digunakan bagian pucuk/bunganya), dan cabai. Dalam masakan India, campuran bumbu ini digunakan untuk membumbui kentang dan sayuran.
Chinese Five-Spice
Campuran bumbu asli China ini terdiri dari bagian yang sama dari lada Sichuan, kayu teja atau kayu manis, ada, PK/pekak/bunga lawang, dan cengkeh. Digunakan dalam beragam masakan tumisan, menu masakan daging babi, dan sapi.
Curry Powder
Dapat dibuat dengan mencampurkan sembilan bahan utama, biasanya terdiri dari ketumbar, poppy seed, jinten, mustard seed, cabe kering, kunyit, fenugreek (kelabat), lada hitam dan jahe. Di India Selatan, campuran rempah-rempah ini disebut Kari, sedangkan di beberapa wilayah dan negara ada yang menyebutnya Madras, Rendang, Ceylon, Tandoori, dan Vindaloo.
Garam Masala
Salah satu bumbu yang terkenal dari India yang memiliki arti “campuran hangat” ini terdiri dari bahan dasar ketumbar, cabai, lada hitam, batang kayu manis, adas, kapulaga, dan jinten. Campuran rempah-rempah ini biasa ditambahkan saat terakhir proses memasak. Selain membuat sendiri, Garam Masala juga banyak dijual dalam bentuk jadi atau siap digunakan.
La Kama
Campuran rempah dari Maroko ini terdiri dari lima jenis bahan rempah, kayu manis, lada, jahe, kunyit, dan kemiri. Digunakan untuk menambah rasa pada jenis masakan yang di-stew, sup, dan memasak berbahan dasar daging domba.
Masala
Campuran rempah-rempah yang banyak digunakan dalam beragam masakan khas India ini umumnya terdiri dari campuran Garam Masala, Chaat Masala, dan Goda Masala. Namun biasanya setiap keluarga di negara tersebut memiliki versi racikan tersendiri. Masala dapat diracik dengan campuran rempah kering atau basah, dengan tingkatan rasa yang tajam, sedang atau aromatik. Di India Utara, Masala umum dibuat dengan rempah-rempah kering, yang baru disangrai lalu digiling atau dihaluskan. Sedangkan di India Selatan, rempah-rempah untuk Masala biasa dihaluskan bersama dengan tambahan cairan seperti santan, air jeruk nipis, atau cuka. (Syukur)