Selasa, 30 Desember 2014

Ragam Jenis Bumbu & Rempah Bagian 4


Daun ketumbar

Bentuk daunnya mirip dengan daun selederi, tetapi warna daunnya lebih muda dan aroma tajam menyengat. Kegunaan daun ketumbar untuk memberi aroma pada hidangan berkuah, tumis atau untuk taburan, terutama pada hidangan seafood.


Daun kunyit 
Selain umbi, daun kunyit juga dapat digunakan sebagai bumbu untuk meberikan rasa gurih dengan aroma kunyit yang lembut. Masakan yang banyak menggunakan daun kunyit adalah masakan daerah Sumatra, gulai, kari, kalio atau rendang.

Daun mangkokan
Nama daun ini diambil karena bentuknya mirip dengan mangkok. Di Sumatra sering dikenal dengan istilah tapak leman/tapak liman. Manfaatnya dapat dipakai untuk menyegarkan aroma masakan, untuk menghilangkan aroma anyir pada ikan dan otak sapi. Juga dapat digunakan sebagai pembungkus makanan.


Daun mint
Daun mint berasal dari daerah mediterania dan Asia Barat. Daun mint berwarna hijau, berbentuk bulat dengan bulu- bulu halus. Manfaat daun mint dengan daunnya yang pedas dan aroma mentol banyak dipakai untuk minuman, kue atau saus puding. Bisa juga digunakan sebagai lalapan. 




















Daun suji
Daun suji disebut juga pandan betawi, tidak terlalu harum jika dibandingkan dengan daun pandan. Daun suji dapat dijadikan pewarna hijau alami. 



1. Bawang putih (garlic)
Memarkan bawang putih beserta kulitnya untuk wangi khasnya. Atau bisa juga membeli dalam bentu segar maupun bubuk kering dalam botol. Bawang putih ada yang berumbi tunggal (bawang tunggal atau laki) dan digunakan untuk acar juga berkhasiat menurunkan kolesterol.

2. Bawang merah (shallot)
Bawang ini merupakan penyedap rasa tertenar di Asia. Selain masakan, mentahnya dapat dibuah menjadi acar atau sambal kecap. Bawang goreng juga sering dibuat dari bawang merah, sehingga masakan makin istimewa dan sedap.

3. Bawang bombai (onion)
Selain sebagai hiasan, dagingnya yang besar dan tebal sering digunakan untuk bumbu masakan. Ada 3 jenis dari bawang bombai, yaitu yellow onion(kuning kecokelatan dan paling banyak di pasaran), lalu white onion, red Italian onion (warnaya merah dan manis) yang hanya ada di pasar swalayan tertentu.

4. Daun bawang (spring onion, green onion, scallion)
Daun bawang bisa ditemukan dalam olahan martabak telur, sup, atau bumbu tabur. Meski banyak spesiesnya, jenis yang paling umum adalah bawang daun (allium fistulosum).

5. Bawang prei (leek)
Mirip dengan daun bawang, namun lebih pipih (gepeng) dan membentuk lipatan. Pembeda lainnya adalah aroma lembut dan agak manis.

Yang dipakai hanya bagian putihnya dan untuk masakan asing seperti sup, quiche, pai, atau dalam kondisi mentah sebagai campuran salad.

6. Lokio
Nama lainnya adalah bawang batak dan banyak digunakan di dapur Melayu atau Meda untuk seafood atau asinan Bogor dalam keadaan mentah. Pada makanan China, umbi lokio dipakai ditumis dengan tahu dan disajikan seperti sayuran.

7. Bunga bawang
Batangnya panjang berwarna hijau yang lunak dan berongga dengan putik bunga di ujungnya. Belilah yang bunganya masih menguncup, karena rasanya enak jika ditumis bahkan dengan bumbu sederhana saja.

8. Bawang cung (chive) dan kucai
Bawang cung adalah tanaman bawang merah yang dipanen ketika masih mudah dan biasa dipakai sebagai penyedap kaldu rawon. Nah, bedanya dengan kucai adalah lebih gepeng, tidak berumbi, seperti rumput juga aromanya kurang tajam. 


Daun salam 
Salam adalah nama pohon penghasil daun rempah yang digunakan dalam masakan Nusantara. Tumbuhan ini juga dikenal dengan nama-nama lain seperti ubar serai, meselangan (Sumatra), samak, kelat samak, serah (Maluku), dan manting (Jawa). Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Indonesian bay-leaf atau Indone-sian laurel , sedangkan nama ilmiahnya adalah Syzygium

polyanthum. Kegunaan daun salam adalah memberi aroma harum yang khas pada hidangan tumis, gulai, kari, dan sayur asam.


DAUN PANDAN
Pandan wangi adalah jenis tumbuhan monokotil dari family pandanaceae yang memiliki daun beraorma wangi yang khas. ddaunnya merupkan komponen penting dalam masakan indonesia maupun luar negeri. tumbuhan ini mudah dijumpai dipekarangan. akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan bila telah cukup besar. daunnya memanjang seperti daun palem dan tersusun secara rapat, panjangnya dapa mencapai 60cm.
dalam bahasa inggris disebut juga screwpine leaf.



KAYU MANIS 
kayu manis (cinnamon) adalah sejenis pohon, termasuk dalam rempah rempah yang sangat beraroma, manis dan pedas. kayu ini di ambil dari kulit batang pohon kayu manis. bearoma manis segar. tersedia dalam bentuk batang atau bubuk.


KAYU SECANG

kayu secang berasal dari batang pohon secang yang diserut halus hingga bergelombang, rasanya manis dan legit kayu. kayu secang dapat memberi warna merah alami dan rasa khas yang legit.

 

CENGKEH 
disebut juga clove, adalah tangkai bunga kering, bentuknya utuh dan juga bubuk. bumbu ini memberikan aroma kuat dan hangat. 


KECOMBRANG


MERICA
Lada atau merica (Piper nigrum L.) adalah tumbuhan penghasil rempah-rempah yang diambil bijinya. Lada sangat penting dalam komponen masakan dunia. Di Indonesia, lada terutama dihasilkan di Pulau Bangka. Lada bisa dikatakan sebagai raja dapur karena dipakai seluruh dapur di dunia. Terdapat tiga jenis lada yang dapat kita jumpai, yaitu lada putih, lada hitam, dan lada hijau. Lada hijau jarang dan susah kita temukan. Lada hitam beraroma lebih tajam dan bercita rasa lebih pedas. Pada dasarnya lada digunakan dalam masakan untuk memberikan rasa pedas yang menghangatkan tubuh. Sebaiknya sebelum dipakai lada disangrai terlebih dahulu untuk mengasilkan aroma yang lebih tajam. 



PETAI
Pohon dan buah petai banyak kita temukan di daerah pedesaan khususnya di Pulau jawa dan sumatra. Masakan yang banyak menggunakan petai adalah masakan dari daerah Jawa Barat dan Sumatra. Petai dapat memberikan aroma khas yang sangat tajam. Bisa dimakan mentah atau dicampurkan ke dalam masakan dengan cara diiris tipis-tipis.



BEBERAPA JENIS ASAM YANG DAPAT DIJADIKAN BUMBU ANTARA LAIN SEBAGAI BERIKUT.

1. ASAM GELUGUR

ASAM GELUGUR MEMBERIKAN RASA ASAM DENGAN AROMA ASAM YANG SEGAR DAN TIDAK MEMBUAT WARNA MASAKAN MENJADI KERUH. BERASAL DARI BUAH YANG BERBENTUK SEPERTI JERUK KEPROK DENGAN KULIT BUAH BERGELOMBANG BERWARNA HIJAU. DAPAT DIKONSUMSI DENGAN CARA DIIRIS MELINTANG TIPIS KEMUDIAN DIJEMUR HINGGA KERING. JIKA MASIH BARU AKAN BERWARNA COKELAT MUDA DAN SEMAKIN LAMA AKAN BERUBAH 
MENJADI HITAM. PILIH ASAM GELUGUR DENGAN AROMA KHAS DAN BENTUK YANG BAGUS.

2. ASAM JAWA

ASAM JAWA DAPAT DIGUNAKAN PADA MASAKAN ATAU MINUMAN YANG MEMBUTUHKAN RASA ASAM. ASAM JAWA DIAMBIL DARI DAGING BUAH ASAM YANG SUDAH TUA DAN MATANG, BERWARNA KECOKELATAN.

3. ASAM KANDIS

ASAM KANDIS BERASAL DARI KULIT BUAH YANG BENTUKNYAMENYERUPAI JERUK LIMAU. KULIT BUAH TERSEBUT DIKERINGKAN
HINGGA BERWARNA KEHITAMAN. ASAM KANDIS MEMPUNYAI RASA ASAM YANG SEDIKIT PAHIT, BISA DIGUNAKAN SEBAGAI PENGGANTI ASAM JAWA.

4. ASAM SUNTI

ASAM SUNTI BANYAK DIGUNAKAN DI DAERAH ACEH, UNTUK MEMBERIKAN RASA ASAM YANG TIDAK TERLALU TAJAM. BERASAL DARI BELIMBING SAYUR YANG DIKERINGKAN LALU DIGEPENGKAN SEHINGGA BERWARNA COKELAT KEHITAMAN.


BUAH JERUK BANYAK KITA JUMPAI DI LINGKUNGAN SEKITAR KITA DAN TIDAK ASING LAGI. BEBERAPA JENIS JERUK YANG DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI BUMBU ANTARA LAIN SEBAGAI BERIKUT.

1. JERUK PURUT


JERUK PURUT, JERUK SAMBAL, ATAU JERUK PECEL (CITRUS × HYSTRIX DC.) MERUPAKAN TUMBUHAN PERDU YANG DIMANFAATKAN TERUTAMA BUAH DAN DAUNNYA SEBAGAI BUMBU PENYEDAP MASAKAN . DALAM DUNIA KULINER DI ASIA TENGGARA PENGGUNAANNYA CUKUP SERING DAN RASA SARI BUAHNYA YANG MASAM BIASANYA DIGUNAKAN SEBAGAI PENETRAL BAU AMIS.POTONGAN DAUN JERUK PURUT DICAMPURKAN PADA BUMBU PECEL ATAU LOTEK UNTUK MENGHARUMKANNYA. DEMIKIAN PULA DALAM PEMBUATAN REMPEYEK, POTONGAN DAUNNYA DICAMPURKAN PADA ADONAN TEPUNG YANG KEMUDIAN DIGORENG.DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL DIKENAL SEBAGAI KAFFIR LIME.

2. JERUK NIPIS
BUAHNYA BIASANYA BERBENTUK BULAT, BERWARNA HIJAU ATAU KUNING, MEMILIKI DIAMETER 3-6 CM, UMUMNYA MENGANDUNG DAGING BUAH DENGAN RASA YANG MASAM, HAMPIR MIRIP DENGAN RASA JERUK LEMON. BAGIAN YANG DIGUNAKAN ADALAH AIR HASIL PERASANNYA YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMASAMKAN MAKANAN, SEPERTI PADA SOTO. FUNGSINYA SAMA DENGAN CUKA, DAPAT MENGURANGI AROMA ANYIR PADA SEAFOOD.

JERUK INI JUGA BERFUNGSI SEBAGAI PENGEMPUK DAGING SAPI ATAU AYAM . AROMA DAN RASA ASAMNYA DAPAT MENYEGARKAN BUAH-BUAHAN YANG LAIN SEPERTI PEPAYA DAN PISANG. AIR JERUK NIPIS JUGA BISA MENCEGAH APEL DAN PISANG BERWARNA KECOKELATAN. KULIT JERUK NIPIS YANG DIIRIS TIPIS MENAMBAH SEGAR SAUS ATAU RASA ES KRIM/ES PUTER.

3. JERUK LIMAU


AROMA JERUK LIMAU SANGAT KHAS DAN HARUM. BERBENTUK BUNDAR DENGAN DIAMETER 3-4 CM, BERWARNA HIJAU TUA DAN KULIT YANG BERKERIPUT. JERUK LIMAU DAPAT MEMBERIKAN AROMA HARUM DAN RASA ASAM SEKALIGUS MENGHILANGKAN AROMA ANYIR.

4. JERUK LEMON

BERBENTUK OVAL DENGAN WARNA KUNING TERANG DAN BERKULIT LICIN. AROMA HARUM DAN SEGAR KULIT BUAHNYA, BANYAK DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN PENAMBAH AROMA PADA KUE DAN MINUMAN. ASAM SITRAT YANG TERKANDUNG DI DALAM AIR JERUK BERGUNA UNTUK MENGHILANGKAN AROMA ANYIR PADA SEAFOODDAN MENGEMPUKKAN DAGING SAPI SERTA AYAM. AIR JERUK INI JUGA DAPAT MENCEGAH WARNA KECOKELATAN PADA APEL DAN PISANG.

5. BELIMBING WULUH

BUAH INI SERING DIKENAL DENGAN SEBUTAN BELIMBING SAYUR. MANFAAT BELIMBING WULUH ADALAH MEMBERIKAN RASA ASAM YANG SEGAR PADA MASAKAN. UNTUK MENGHASILKAN RASA ASAM YANG MAKSIMAL, PILIHLAH BELIMBING YANG TUA. CUKUP DIBELAH MENJADI DUA DAN DIIRIS TIPIS KEMUDIAN MASUKAN BERSAMA MASAKAN.


Cabai adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Bumbu ini berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu. Sebagai bumbu, buah cabai yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan.

Cabai atau lombok termasuk dalam suku terong-terongan (Solanaceae) dan merupakan tanaman yang mudah ditanam di dataran rendah ataupun dataran tinggi. Tanaman cabai banyak mengandung vitamin A dan C serta mengandung minyak atsiri capsaicin, yang menyebabkan rasa pedas dan memberikan kehangatan panas bila digunakan untuk rempah-rempah (bumbu dapur).

Beberapa jenis cabai antara lain: 
1. Cabai hijau
Cabai hijau adalah cabai merah yang masih muda, beraroma khas, tidak terlalu pedas dan cocok untuk hidangan tumis. Cabai hijau digunakan untuk masakan ayam masak hijau, sambal hijau dan sayur tauco. 

2. Cabai merah besar
Kandungan air banyak dan sedikit biji. Dapat digunakan untuk menghasilkan hidangan berwarna merah dengan rasa tidak terlalu pedas. 

3. Cabai merah keriting

Kandungan air sedikit dan berbiji banyak dengan cita rasa sangat pedas. Cocok untuk membuat sambal dan hidangan yang membutuhkan rasa pedas. 

4. Cabai rawit
Cabai rawit mempunyai rasa yang sangat pedas. Pada mulanya cabai rawit berwarna hijau, kuning dan pada akhirnya berwarna merah. 

Ketumbar (corriander)

Biji ketumbar yang kecil ini seringkali rancu dengan merica yang hampir berukuran sama, terutama bagi mereka yang baru saja terjun di dapur. Bedanya biji ketumbar sedikit lebih kecil, berwarna coklat dengan permukaan yang bergerigi halus, sedangkan merica umumnya berwarna putih dan hitam dengan permukaan yang lebih mulus. 


Ketumbar memiliki aroma harum lembut, dan biasanya digunakan dalam kuliner Meksiko, India, dan Asia. Agar tahan lama biji ketumbar sebaiknya disangrai hingga kecoklatan, ditumbuk dan disimpan dalam wadah yang tertutup rapat.

Jahe (galanga)


Jahe merupakan tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.

Dalam masakan jahe biasanya dihaluskan, dicincang atau di potong seukuran ruas jari tangan dan dipipihkan. Jahe sedap digunakan pada masakan yang ditumis, dan masakan berkuah santan.


Kunyit 

Kunyit merupakan tanaman rimpang yang umum digunakan untuk memberikan warna kuning pada masakan.  Kandungan curcumin di dalamnya selain memberikan warna kuning juga menyumbangkan rasa unik seperti rasa tanah, sedikit pahit, dan pedas. Masakan terkenal dari India seperti kari, wajib menggunakan kunyit sebagai bumbunya.


Umumnya dalam masakan kunyit dihaluskan, diparut atau dirajang  tipis. Selain rimpangnya maka daun kunyit juga sering digunakan untuk menyedapkan masakan terutama di dalam masakan yang berasal dari daerah Padang.

Lengkuas atau laos 


Merupakan tanaman rimpang yang umbinya umum dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai campuran bumbu masak dan pengobatan tradisional. Pemanfaatan lengkuas untuk masakan  biasanya dengan cara mememarkan atau memarut rimpang dan langsung dimasukkan ke dalam masakan.


Lengkuas biasa dipakai untuk masakan bersantan, sayur asam dan tumisan, serta jika anda penggemar masakan bernama tom yam a la Thai maka lengkuas juga termasuk bumbu wajib yang harus ada.

Kencur


Merupakan jenis bumbu dapur yang termasuk suku temu-temuan (Zingberaceae). Rimpang tanaman ini mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang mengeluarkan bau yang harum sehingga sering dipakai sebagai salah satu bumbu dapur dan pengobatan tradisional. Ukuran kencur kecil dengan bentuk yang agak bulat, warna permukaan kulitnya  sedikit keunguan dan ketika diiris akan tampak daging bagian dalam yang berwarna putih.


Bagi yang tidak terbiasa menggunakannya maka rimpang kencur sering sekali rancu dengan rimpang lainnya bernama temu kunci karena bentuk dan ukurannya yang mirip.


Perbedaannya temu kunci biasanya berbentuk kurus memanjang dengan daging bagian dalam berwarna putih kekuningan. Bau kedua rimpang ini sangat jauh berbeda, karena itu cara paling mudah untuk mengidentifikasikannya adalah dengan mencium aromanya. Kencur tidak terlalu sering digunakan di dalam masakan, beberapa masakan yang menggunakan kencur misalnya sambal pecel dan mangut ikan.

Jintan/Jinten


Merupakan bumbu dapur yang berbentuk butiran kecil lonjong seperti beras, dengan warna kecoklatan dengan aroma yang harum. Bumbu ini biasanya sering digunakan untuk masakan bersantan seperti rendang, gulai, dan kari. Walaupun digunakan dalam porsi kecil maka kehadirannya di dalam masakan mampu memberikan pengaruh yang besar.


Jintan terkadang rancu dengan adas, yang membedakan adalah biji jintan berukuran lebih kecil dengan warna coklat yang lebih gelap.

Daun jeruk purut/kaffir lime leaves
Daun jeruk purut memiliki aroma harum karena kandungan minyak atsiri bernamacitronellal.  Seringkali terlupakan di dalam masakan padahal dengan menambahkan daun jeruk purut maka mampu menumpas bau amis pada masakan daging atau seafood.


Tidak semua daun jeruk bisa anda pakai untuk menyedapkan masakan, hanya jenis jeruk purutlah yang memiliki aroma yang sedap. Daun jeruk purut sedikit berbeda dengan daun jeruk biasa, baik dalam bentuk dan aroma. Daun jeruk purut memiliki daun bagian atas dan daun bagian bawah dengan ukuran yang hampir sama serta aroma yang sangat harum.


Bumbu dapur ini wajib ada jika anda memasak masakan a la Thai seperti misalnya tom yam. Tanpa daun jeruk purut atau kaffir lime leaves ini maka tom yam anda tidak akan terasa original. Tips untuk membuat aromanya lebih dahsyat adalah dengan merobek dan menarik lepas batang di bagian tengah daun menggunakan jemari tangan.

Serai (lemon grass)


Dikenal dengan nama lemongrass, karena memiliki aroma seperti jeruk. Bumbu dapur ini berbentuk seperti rumput alang-alang hanya saja memiliki bonggol yang membesar di bagian bawahnya. Aroma harumnya disebabkan karena adanya kandungan minyak citronella di dalamnya.


Serai biasa digunakan dalam bentuk segar, kering dan bubuk serta umum dipakai pada masakan kari, gulai, rendang, masakan Thailand atau sebagai campuran minuman teh atau minuman tradisional lainnya. Dalam masakan maka bonggol serai yang berwarna putih umumnya dirajang, dipukul hingga pipih atau dicincang halus agar aromanya lebih kuat terasa.

Daun salam


Salam merupakan tanaman berkayu yang mampu tumbuh hingga setinggi 30 meter. Di dalam masakan maka daunnya memegang peranan yang sangat penting karena memberikan aroma harum di masakan. Daun salam memberikan aroma harum karena kandungan minyak di dalamnya, untuk hasil terbaik maka sebaiknya gunakan daun segar yang masih berwarna hijau karena kandungan minyak di dalamnya belum hilang.


Daun salam sedap untuk hidangan berkuah seperti soto, sayur lodeh dan hidangan bersantan lainnya. Atau untuk mengurangi bau amis pada seafood terutama pada masakan pepes.

Pala (nutmeg)


Biji pala yang berbentuk bulat lonjong dengan ukuran lebih kecil dari telur puyuh, dengan warna kecoklatan ini memiliki aroma yang harum karena kandungan minyak atsiri di dalamnya.  Sebenarnya bukan hanya bijinya saja yang bisa digunakan, daging buah pala sendiri yang memiliki rasa pedas dengan aroma harum biasa dikonsumsi sebagai manisan, sementara selubung biji berwarna jingga bernama fuli biasa juga dipakai sebagai rempah-rempah di dalam masakan.


Pala umumnya digunakan untuk menambah rasa dan aroma lezat pada sup, kari, rendang atau hidangan berkuah kental seperti gulai. Dalam penggunaannya pala diparut atau ditumbuk hingga halus atau hanya dipecahkan kasar.

Kapulaga (cardamon)
Kapulaga merupakan sejenis buah yang sering digunakan sebagai rempah bumbu untuk masakan tertentu dan juga acapkali dijadikan sebagai campuran jamu. Ada dua jenis kapulaga yang umum anda temukan di pasaran, yaitu kapulaga Jawa (Amomum compactum) dan kapulaga India atau kapulaga sabrang (Elettaria cardamomum).Keduanya masuk ke dalam suku jahe-jahean (Zingiberaceae). 

Di Indonesia sendiri kita lebih sering mengenal kapulaga Jawa seperti pada gambar saya di atas. Sementara kapulaga India biasanya dikenal dengan sebutan cardamom, berwarna kehijauan, berbentuk lonjong dengan permukaan berjuring seperti buah belimbing kecil. Biasanya cardamom lebih umum digunakan sebagai rempah untuk cake dan kue, walau tentunya juga sedap sebagai campuran bumbu di masakan.

Kapulaga biasanya digunakan untuk masakan tradisional Indonesia yang menggunakan banyak rempah di dalamnya misalnya saja rendang, opor, gulai, atau kari. Baunya yang harum dan kuat memang membuat masakan menjadi lezat, tapi sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakannya di dalam masakan karena rasanya akan menjadi dominan.

Kemiri (candlenut)
Kemiri merupakan jenis tanaman yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Kandungan minyak di dalam biji kemiri mencapai 60 - 66%, dan minyaknya terutama mengandung asam oleostearat. Biji kemiri umum digunakan di dalam masakan Indonesia dan Malaysia terutama untuk mengentalkan masakan dan membuat rasanya menjadi gurih.

Kendala menyimpan kemiri adalah mudahnya biji ini dimakan oleh kutu bubuk, yang membuat biji menjadi berongga di bagian dalamnya dan rapuh. Cara termudah untuk membuatnya awet adalah dengan menyangrai biji hingga permukaannya menjadi kecoklatan dan simpan di dalam wadah kedap udara. Dengan cara ini kemiri awet hingga berbulan-bulan lamanya.
Dalam masakan biji kemiri umum di tumbuk halus atau diparut, dan untuk menghilangkan rasa mentah dan cemplang, selain di sangrai sebaiknya juga kemiri ditumis hingga matang dengan minyak baru kemudian di masukkan ke dalam masakan

Temu Kunci

Bunga pekak (star anise)

Klebet




sumber: 
http://tipspetani.blogspot.com/2013/07/berbagai-jenis-rempah-daun-bunga-dan.html
http://www.justtryandtaste.com/2014/12/yuk-mengenal-bumbu-dapur.html
foto: google

Tidak ada komentar:

Posting Komentar