Sabtu, 26 September 2015

Variasi Yoghurt

Selain manfaatnya yang beragam, jenis yoghurt juga bervariasi. Yoghurt bisa terbuat dari susu cair berlemak (3%-10% lemak), susu cair rendah lemak antara 1%-3% lemak (low fat), hingga susu tanpa lemak (nonfat). Bahkan, kini yoghurt juga bisa dihasilkan dari susu kedelai dan dikenal sebagai soyghurt.  
    
Tekstur yoghurt juga tak saling sama. Ada strained yogurt yakni yoghurt dengan tekstur sangat kental cenderung padat karena dibuat dari lemak (dadih) yang sudah dipisahkan dari cairan susu. Ada pula set yogurt, yakni yoghurt bertekstur kental dan lembut, mirip puding tahu. Proses fermentasinya dilakukan langsung dalam kemasan. Setelah terbentuk yoghurt, jenis ini tidak ditambahkan apa pun dan tidak diaduk-aduk. Jenis yoghurt ini umumnya adalah yoghurt tawar (plain). 
    
Kalau Anda menemui yoghurt yang agak lebih encer dari set yogurt, ini kategorinya stirred yogurt (semisolid). Yang ini, biasanya ditambahkan bahan lain seperti pemanis, perasa, atau buah-buahan  usai fermentasi. Setelahnya, yoghurt diaduk agar lebih cair dan dikemas. Yoghurt ini paling banyak beredar di pasaran. 
    
Variasi Yoghurt FeminaYang mulai bermunculan di supermarket Indonesia adalah yogurt drink, yakni yoghurt dengan tekstur paling cair. Jenis ini enak diminum langsung karena konsistensinya. Dalam proses pembuatannya, setelah terbentuk yoghurt kemudian ditambahkan cairan berupa air atau jus buah untuk langsung dikemas.    
    
Dari proses produksinya, yoghurt juga dibagi ke dalam empat kelas. Ada yoghurt pasteurisasi, yakni yoghurt dari fermentasi susu yang dipanaskan hingga suhu pasteurisasi (70º-80o C). Yoghurt ini wajib disimpan dalam suhu dingin sebelum dinikmati. Maklum, umur simpannya pendek (maksimum 7 hari masa penyimpanan di suhu refrigerator). Ada juga yoghurt yang lebih tahan lama, yakni yoghurt UHT yang dikemas dalam kemasan tetrapak. Setelah dikemas, yoghurt bersama kemasannya melalui suhu UHT (ultra high temperature / 135º-150o C). 
    
Selain itu, ada pula froyo. Masih ingat   istilah yang menjadi tren sekian tahun lalu? Ini singkatan dari frozen yogurt, yakni yoghurt yang dibekukan dan disajikan dari mesin soft-serve ice cream. Ini alternatif lezat bagi yang tak ingin es krim. 
    
Baru mendengar ‘dried yogurt’? Ini adalah yoghurt dalam bentuk kering, biasanya berupa bubuk atau ‘permen’ yoghurt. Bentuk ini diperoleh dari susu cair yang ditambahkan kultur ‘bal’, kemudian difermentasi menjadi  yoghurt dan dikeringkan menggunakan teknik freeze drying (pengeringan beku) hingga menghasilkan yoghurt bubuk. Jenis ini kerap digunakan untuk campuran masakan atau dessert. 


sumber artikel:http://www.femina.co.id/kuliner/info.kuliner/variasi.yoghurt/004/002/831

Tidak ada komentar:

Posting Komentar