Kamis, 22 Oktober 2015

(MOTIVASI) Sisca Soewitomo: Kemauan Adalah Kunci Sukses Dalam Memasak



 Wanita memang ditakdirkan untuk mengurus keluarga dengan menyuguhkan hidangan makanan yang sehat dan nikmat. Mungkin hal itulah yang menyebabkan kegiatan memasak begitu digemari oleh para wanita modern saat ini.

Sebagian besar ibu menyatakan bahwa kegiatan memasak
Kegaitan memasak yang dilakukan oleh para ibu merupakan bukti cinta dan kasih sayang mereka kepada keluarga. Hal ini terbukti dari sebuah survey di mana 90% ibu memasak setiap hari untuk keluarga mereka.

Pakar kuliner ternama di Indonesia, Sisca Soewitomo, mengatakan bahwa kini tak hanya ibu-ibu yang pandai memasak, para anak muda juga banyak yang sudah mahir dalam dunia kuliner. Menurutnya, hal yang terpenting agar bisa memasak hanya satu yaitu kemauan.

"Saya sangat senang anak muda pintar memasak. Hanya ada satu kata, yaitu kemauan. Dari kemauan itulah muncul tekad dan keinginan untuk memasak dan menyajikannya untuk keluarga dengan cinta dan kasih sayang," kata Sisca saat ditemui pada acara Royco di Menteng Jakarta Pusat Selasa 7 April 2015.

Lebih lanjut ibu Sisca menjelaskan bahwa kebutuhan bahan-bahan masakan sekarang ini sangatlah mudah dicari, hampir semuanya tersedia di supermarket. Sekarang tinggal bagaimana cara kita menyiasati pengolahannya agar menjadi lebih praktis.

"Kita mengenal bumbu Indonesia ada tiga macam yaitu bumbu warna merah, putih dan kuning, semua bumbu Indonesia tetap sama. Sekarang tergantung kemauan kita bagaimana supaya bisa menjadi koki handal untuk keluarga tercinta," terang wanita yang usianya 66 tahun ini.

Berikut ini tips dari ibu Sisca untuk Anda yang sibuk bekerja dan ingin membuat masakan praktis dan cepat:

Untuk membuat bumbu masakan yang cepat dan mudah, bumbu seperti cabe merah, cabe rawit, bawang merah dan putih dimasukan ke dalam blender dan diberi sedikit air. Setelah itu panaskan penggorengan dan minyak, lalu masukkan bumbu yang diblender tadi ke dalam penggorengan. Pengolahan bumbu yang praktis dan efisien akan membuat Anda semakin mudah dalam memasak

"Pesan saya untuk ibu-ibu muda selain kemauan untuk memasak, jika sedang tidak mood, jangan memasak dulu, kalau suasana hatinya sudah bagus baru masuk ke dapur. Selain itu, dapur akan menjadi nyaman bila selalu dibersihkan. Pisahkan antara sampah kering dan sampah basah. Hal ini akan membuat dapur Anda semakin terasa nyaman," tutup Sisca Soewitomo.

dikutip dari http://www.vemale.com/kuliner/tips-dapur/80362-sisca-soewitomo-kemauan-adalah-kunci-sukses-dalam-memasak.html

Tak Tahu Kan? Ternyata 5 Peralatan Dapur Ini Punya Waktu Kadaluwarsa

 Jika Anda kira hanya buah, sayur dan makanan kemasan saja yang punya tanggal kadaluwarsa, Anda salah. Peralatan masak yang ada di dapur Anda ternyata juga punya masa pakai dan waktu kadaluwarsa lho.
Jika dipakai terus-menerus tanpa diganti sama sekali, bisa jadi peralatan masak sudah tidak layak pakai dan membahayakan kesehatan. Nah, tidak mau hal ini terjadi kan? Yuk simak apa saja benda yang punya waktu kadaluwarsa berikut ini.

  • Sendok sayur kayu: Masa kadaluwarsa 5 tahun

    Sendok sayur yang terbuat dari kayu memang tampak alami, tahan panas dan tidak berbahaya, tapi sebaiknya diganti setiap 5 tahun sekali. Sendok kayu yang mudah menyerap air dan mudah berjamur jika ditaruh di tempat lembab bisa jadi sarang bakteri jika sudah dipakai lama. Jadi buang dan ganti dengan yang baru setiap 5 tahun sekali.

  • Spatula Plastik: Masa kadaluwarsa 2 tahun

    Spatula untuk adonan kue ini mudah tergores dan jadi sarang bakteri jika tidak bersih. Jika terkena minyak, mentega atau krim berlemak jadi sulit dibersihkan. Jika sudah lama digunakan, biasanya elastisitas plastik pada spatula berkurang. Spatula jadi agak kaku dan tidak lentur lagi. Jadi ganti setiap 2 tahun sekali.

  • Pisau buah: Masa kadaluwarsa 2 tahun

    Pisau buah yang biasa terbuat dari stainless steel ini tidak setajam pisau daging dan ketika sudah sering dipakai akan mudah tumpul. Jadi ganti setiap 2 tahun sekali, atau jika ingin mempertahankannya, selalu asah pisau seminggu sekali.

  • Wajan anti lengket: Masa kadaluwarsa 2-3 tahun

    Ini tergantung pemakaian, biasanya semakin sering dipakai, wajan jadi mudah tergores dan mengelupas. Penggorengan yang sering disebut teflon ini perlu diganti setiap 2-3 tahun sekali. Jika ingin tahan lama, jangan menggosok dengan benda tajam atau menggunakan spatula saat memakai wajan ini.

  • Talenan: Masa kadaluwarsa 3 tahun

    Ganti talenan setiap 3 tahun sekali. Jika Anda menggunakan talenan kayu, ganti setiap setahun sekali, apalagi jika Anda setiap hari memasak. Talenan rawan sekali tergores pisau dan menjadi sarang bakteri jika Anda memotong sayur, buah, terutama daging.
Nah, itu dia 5 peralatan masak di dapur yang perlu diganti jika sudah sering dipakai. Yuk jaga kebersihan saat memasak dengan memerhatikan masa kadaluwarsa peralatan masak di dapur Ladies.

dikutip dari http://www.vemale.com/kuliner/tips-dapur/86281-tak-tahu-kan-ternyata-5-peralatan-dapur-ini-punya-waktu-kadaluwarsa.html

Selasa, 20 Oktober 2015

Ragam Jenis Dedaunan Lokal Asing

Kenali lebih dekat dedaunan lokal dan jadikan sepiring lauk masa kini. 

Daun Beluntas

Wajah Asing Dedaunan Lokal Femina
Daun beluntas bernama latin Plucheacea folium. Daun ini juga populer dengan nama baruntas (Sunda), luntas (Jawa), baluntas (Madura), lamutasa (Makassar), dan lenabou (Timor). Bentuk daunnya bulat telur, berujung runcing, dengan bulu-bulu halus di permukaan daun. Daun yang muda berwarna hijau kekuningan sedangkan yang tua lebih hijau gelap. Pohon beluntas sering ditanam sebagai tanaman pagar atau pembatas di antara gundukan tanah di perkebunan. 
    
Kandungan: alkaloid, natrium, minyak atsiri, kalsium, flavonoid, magnesium, dan fosfor. Kadar minyak atsiri (minyak ethereal oil atau minyak essens pemberi aroma) sebanyak 5%-20% dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus (pemicu infeksi) dan Escherechia coli (penyebab diare). 

Hidangan: Walau rasanya agak getir namun aromanya yang khas membuat daun ini kerap dijadikan campuran sayur berkuah atau dikukus bersama nasi.  

Daun Pohpohan

Hasil gambar untuk daun pohpohan
Daun ini dipetik dari tanaman poh pohan yang bernama latin Pilea trinervia w. Sekilas, daun ini mirip daun gulma yang ada di semak belukar. Daunnya berbentuk seperti daun singkong dengan warna hijau muda hingga hijau kekuningan. Tumbuhan ini banyak ditanam di daerah yang sejuk seperti daerah-daerah pegunungan di Jawa Barat. 
    
Kandungan: daun ini kaya akan vitamin A, B1, dan C serta kalsium. Untuk itu, daun ini cocok untuk membantu dalam mencegah pengeroposan tulang. Kandungan antioksidan di dalam daun poh pohan juga tinggi sehingga dapat menetralisir racun di dalam tubuh. 
    
Hidangan: Aroma yang khas seperti daun mint dan rasanya yang segar, menjadikan daun ini banyak dikonsumsi sebagai lalapan di rumah makan khas Sunda. Terkadang, daun ini juga diolah dengan cara ditumis. 

Daun Putat

Hasil gambar untuk daun putat
Tumbuhan daun bernama latin Planchonia valida ini tumbuh di Malaysia dan Sumatra. Biasanya tanaman ini tumbuh liar dan bisa tumbuh besar di tepian sungai, pantai, dan sawah. Daunnya lonjong dengan ujung runcing, cokelat tua, dan agak tebal. Bagian tepinya bergerigi dengan warna merah keunguan. 

Kandungan: 
Komposisi gizi daun putat cukup banyak. Antara lain, serat kasar, vitamin, dan beberapa mineral (terutama kalsium) yang baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu dalam pencegahan penyakit tulang.

Hidangan: 
Rasanya agak masam dan kesat di lidah sehingga banyak dimanfaatkan untuk lalapan bersama nasi hangat dan sambal,  khususnya sambal belacan. Untuk diolah lebih lanjut, biasanya daun putat direbus terlebih dulu hingga empuk lalu diiris tipis dan ditumis bersama bahan lain. 

Daun Kedondong

Hasil gambar untuk daun kedondong
Daun ini didapat dari tanaman kedondong yang bernama latin Spondias dulcis. Di Barat, populer dengan nama Ambarella sedangkan di Filipina dan Myanmar disebut sebagai mokah dan gway. Tanaman ini kerap didapatkan di Asia Tenggara seperti Filipina atau Indonesia. Di Indonesia, populer di Karimunjawa dan Jepara.
    
Helaian daunnya berbentuk jorong atau ovalis dengan tata letak daun tersebar di pohonnya. Ini termasuk daun yang tulangnya menyirip, dengan jumlah anak daun yang berpasang-pasangan. Permukaan daunnya mengilap dan licin, dengan rasa yang agak masam-getir. 

Kandungan: Daun yang muda kaya akan vitamin C dan flavonoid yang baik untuk kesehatan kulit. 

Hidangan: Daun ini biasanya digunakan sebagai bumbu penyedap dalam masakan atau dikukus hingga empuk lalu disantap sebagai lalapan atau sayur. 


sumber artikel: http://www.femina.co.id/kuliner/info.kuliner/wajah.asing.dedaunan.lokal/004/002/872

Selasa, 13 Oktober 2015

Segala Hal Tentang Kelapa




Kelapa paling sering dicari orang saat Puasa atau Lebaran. Sebagian besar dibuat santan untuk masakan atau untuk  kue. Mari kita mengenal segala hal tentang kelapa dan santan lebih dekat lagi.

Dalam bahasa Sansekerta , pohon kelapa dikenal sebagai “kalpa vriksha”. Pohon yang memberikan semua hal dibutuhkan dalam hidup kita. Begitulah kira-kira makna dari kata tersebut. Maksudnya seluruh bagian dari pohon ini bisa digunakan oleh manusia.  
Coconut, bahasa Inggris kelapa,  digunakan pertama kali sekitar tahun 1555, diambil dari kata “coco”. Bahasa Spanyol/Portugis. Artinya,  "wajah monyet." Rupanya penjelajah Spanyol dan Portugis menemukan kemiripan kelapa dan  wajah monyet.
Asal- usul tanaman kelapa tidak jelas . Banyak peneliti mengira, Malaysia-lah asal buah ini. Tetapi sebagian literatur menyebutkan, mungkin saja kelapa berasal dari bagian barat atau utara  Amerika Selatan . Kalau dilihat karakternya, kelapa bisa berasal dari mana saja karena kelapa bisa terapung dibawa air. Belum lagi pelaut yang membantu menyebarkannya. Sekarang ditanam di lebih dari 70 negara di seluruh dunia . Negara-negara utama adalah India , Indonesia , Sri Lanka , Filipina , dan Maladewa .
Seperti sudah disebutkan di atas, tiap bagian kelapa berdaya guna. Buahnya dimakan atau diolah untuk melezatkan hidangan. Salah satunya adalah santannya. Perahan parutan kelapa ini digunakan di dalam masakan tradisional dan continental atau dibuat kue untuk menimbulkan rasa gurih. Santan juga sering dijadikan saus kue-kue tradisional atau puding. Rasa gurih ini muncul akibat dari kandungan lemak di dalamnya yang cukup tinggi.

MEMBUAT SANTAN
Santan yang berkualitas didapat dari:
-usia kelapa
Makin tua kelapa, makin tinggi lemaknya, makin gurih rasa santannya. Pilih yang tua, tetapi masih segar.
-Cara memarut
Cara memarut yang benar untuk dibuat santan adalah  horizontal. Hasil parutan harus halus jadinya.
-Jumlah dan kondisi air
Setelah diparut, kelapa harus disiram air panas supaya lemaknya keluar semua. Makin sedikit air yang ditambahkan, makin banyak lemaknya atau makin gurih rasanya.
Makin banyak air yang ditambahkan, makin sedikit lemaknya dan makin kurang gurih rasanya.
Penambahan air sangat tergantung dari kekentalan atau keenceran santan yang diminta. Misal, 500 ml santan dari 1 butir kelapa. Maka air yang ditambahkan cukup 470 ml. Atau 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa, maka tambahkan 1.400 ml air panas.
-Cara memeras
Jangan cepat cepat mengambil santan, setelah kelapa disiram air panas. Remas remas dulu kelapa di dalam air panas. Gunakan sendok kayu agar bisa dilakukan selagi panas.

MASAKAN DARI SANTAN
Santan biasanya digunakan untuk:
-Masakan
Santan dalam masakan bisa dimanfaatkan jadi kuah seperti pada kare, lodeh, atau bobor. 
Bisa juga untuk menggurihkan daging, ayam, dan sayuran. Misal pada rendang, ayam goreng, kari, dan nangka. 
-Kue
Pada kue, santan sudah jelas berfungsi sebagai cairan yang membuat semua bahan bisa tercampur. Akibat tambahan santan, kue menjadi lembut, moist, dan gurih rasanya.
Kue tradisional seperti getuk, kue ku, kue pepe, dan kue lapis menggunakan keampuhan santan dalam menciptakan kelezatan kue.
-Saus
Santan  sangat ampun dalam menciptakan saus yang enak. Misal, kinca. Atau santan yang direbus saja untuk penyerata sajian bubur kacang hijau atau bubur ketan hitam.
-Minuman
Di Indonesia santan sering dijadikan minuman. Misal untuk dawet atau cendol. Minuman hangat seperti bajigur juga menggunakan santan. Minuman lain yang menggunakan banyak santan adalah es puter. 

SANTAN KENTAL ATAU ENCER
Santan encer digunakan untuk:
-Masakan berkuah encer yang ringan
Lodeh, misalnya sebaiknya tidak menggunakan santan yang terlalu kental. 
-Masakan yang dimasak lama 
Rendang atau ayam yang diungkep di dalam santan , sebaiknya menggunakan santan encer di tahap awal agar santan tidak pecah dimasak lama. Setelah itu dimasak di dalam santan kental.
Santan kental
Untuk masakan yang dimasak sebentar sehingga tidak keburu pecah.
Untuk makanan lain seperti saus atau bahan lainnya menggunakan santan sedang. 

TENTANG KELAPA DAN SANTAN
- Kelapa terkenal sebagai afrodisiak yang kuat , yang juga bisa membantu sistem reporduksi.
-Di India utara, kelapa disebut-sebut sebagai pohon kehidupan. Kelapa disimpan oleh imam  sebagai simbol keburuan untuk wanita yang ingin hamil. 
-Di sisi lain,  ada daerah yang melarang  wanita  menyentuh pohon kelapa karena takut menguras kesuburan pohonn.. 
Di Kepulauan Nicobar di Samudera Hindia,  kelapa digunakan sebagai alat tukar ketika membeli sesuatu di awal abad kedua puluh.

Ragam Jenis Kulit Dalam Dunia Kuliner


Bungkus membungkus makanan tampaknya bukan sesuatu yang baru di dunia kuliner. Sejak lama orang sudah mengadoni tepung menciptakan lembaran tipis yang kemudian diisi bahan makanan sehingga tercipta penganan yang enak. Yuk kita kenal aneka kulit dalam dunia kulinersebagai pembungkus makanan yang biasa dibuat orang.

Membungkus makanan dengan sesuatu yang bisa dimakan biasa dilakukan orang. Tujuannya antara lain untuk :
  • -    Melindungi  adonan isi yang karakternya tidak kompak atau bertebaran, hingga tidak berceceran.  Dalam hal ini kehadiran kulit juga memudahkan orang saat disantap.
  • -    Melindungi adonan isi dari panas berlebihan.
  • -    Memberi tampilan yang indah karena kulit bisa kita bentuk, bahkan juga bisa kita beri motif.
  • -    Pada jenis kulit tertentu, dapat menimbulkan rasa krispi yang sering disukai orang.
  • -    Menimbulkan rasa ingin tahu terhadap  isi di dalam kulit hingga membangkitkan keinginan untuk menyantapnya.

KULIT SIAP PAKAI
Dahulu orang membuat kulit sendiri dari adonan tepung. Sampai saat ini pun beberapa kulit masih dibuat sendiri seperti pai, misalnya. Tetapi sesungguhnya ada beberapa jenis kulit siap pakai yang sudah tersedia di toko. Inilah contohnya:

1.KULIT LUMPIA
Kulit lumpia Indonesia sedikit berbeda dengan kulit lumpia kuliner western (yang sebetulnya didapat dari Asia). Kulit lumpia kita lebih mudah sobek. Kita bisa menggunakan keduanya untuk membuat berbagai kudapan seperti lumpia (basah atau goreng), samosa, martabak.

2. FILLO PASTRY
Ini merupakan lembaran yang sangat tipis sehingga penggunaannya sering ditumpuk-tumpuk. Kulit ini digunakan untuk kue-kue di Timur Tengah, Balkan, dan Yunani. Biasanya setelah ditumpuk, lembaran kulit ini akan diisi dengan kacang atau bahan lainnya. Makanan yang terkenal yang dibuat dari fillo pastry adalah baklava yang diisi kacang dan sirop.Tentu isinya bisa juga asin seperti campuran bayam, daging, dan keju.

3. KULIT PANGSIT
Kulit pangsit yang dijual biasanya buatan rumah tangga biasa. Dari kulit ini bisa dibuat pangsit rebus, pangsit goreng, atau pastel.

4. KULIT PASTRY
Kulit pastry yang berlapis-lapis itu sudah ada yang menjualnya sehingga kita bisa membuat pastry jenis apa saja dengan mudah. Kulit ini dibuat dari campuran tepung dan pastry margarin atau korsvet yang menciptakan lapisan  jumlahnya bnayak dan renyah.
Isinya bisa sangat beraga. Mulai dari sosis, cokleat, atau buah lainnya.

5. KULIT SIOMAY
Kulit siomay mirip dengan kulit pangsit. Hanya lebih lentur dan lebih tipis. Gunanya untuk membuat siomay, tetapi kadang dibuatkan makanan serupa seperti  guotie. Kulit siomay juga sering digunakan orang untuk membuat pangsit rebus.

6. KULIT TAHU 
Kulit tahu yang tipis sering dijadikan lumpia kulit tahu. Dijual kering. Kita tinggal merendamnya lantas memotongnya dalam ukuran tertentu dan mengisinya. Kudapan dari kulit tahu umunnya digoreng supaya renyah.

7. RICE PAPER
Kulit dari tepung beras ini tipis dan sangat putih warnanya sehingga isinya bisa terlihat. Dengan begitu akan terlihat cantik bila berisi aneka sayuran warna-warni. Lumpia yang dibuat oleh orang Vietnam dibuat dari rice paper.

KULIT YANG DIBUAT SENDIRI
Beberapa jenis kulit tidak dijual orang secara siap pakai. Beberapa harus kita buat sendiri, yaitu:
  • -Kue dadar
    Kue dadar  dibuat dari campuran tepung, susu, dan telur yang dibuat encer sekali lantas didadar tipis-tipis. Kulit dadar di Indonesia diwarnai hijau lantas diisi unti. Atau diisi vla lantas diberi nama panekuk. Kulit dadar bisa diisi beragam bahan makanan. Misal, daging, sayuran, atau keju. Kadang hanya disajikan bersama es krim.
  • -Ravioli
    Ini adalah pasta yang biasa digunakan untuk membungkus isi yang berupa daging, keju, dan atau bayam. Bentuknya kotak. Isinya diletakkan di antara tumpukan dua lembar kulit. Kulit  ravioli harus kita buat sendiri dengan gilingan mi.
  • -Hakau
    Kulit hakau belum ada yang  menjualnya. Anda harus membuatnya sendiri dari campuran tepung tiangmien. Tepung ini bisa dibeli di pasar tradisional. Teksturnya mirip  tepung kanji karena memang dibuat dari kanjinya kanji.
    Penggunaan tepung tangmien ini membuat kulit hakau jadi jernih. Hakau masuk dalam kelompok dimsum. Isinya udang.

dikutip dr http://www.sajiansedap.com/article/detail/798/aneka-kulit-dalam-dunia-kuliner#.Vh0bgvntmko

Ragam Jenis Wajan Menurut Fungsinya


Semakin hari kebutuhan akan wajan semakin beragam. Alhasil, sekarang ada banyak wajan dijual di pasaran dengan beragam fungsi. Supaya tidak salah pilih, mari kenali jenis-jenis wajan menurut fungsinya.  


      Bagi sebagian orang, menggunakan satu wajan saja mungkin sudah cukup. Satu wajan itu bisa digunakan untuk berbagai fungsi, dari menggoreng, menumis, memanggang, hingga memasak makanan berkuah. Tapi, bagi sebagian orang lainnya, butuh beberapa jenis wajan untuk memenuhi berbagai fungsi. Nah, buat yang masuk kategori ini, tentu harus tahu dulu jenis-jenis wajan menurut fungsinya. Kalau belum tahu, silahkan baca penjelasan berikut.  
Frypan


      Wajan jenis ini fungsinya untuk menumis atau menggoreng dengan sedikit minyak. Itu sebabnya, bentuknya agak datar. Frypan biasanya tersedia dalam beragam ukuran. Kita bisa memilih frypan yang sesuai dengan porsi masakan yang biasa kita bikin.

Wok

Hasil gambar untuk wok
      Wok juga tersedia dalam beragam ukuran. Tapi, bentuknya tidak datar, melainkan cekung. Kenapa cekung? Karena fungsi wok adalah untuk menggoreng dengan minyak banyak. Sehingga, wok harus berbentuk cekung supaya bisa menampung minyak banyak dan membuat bahan masakan terendam dalam minyak.

Saucepan


      Wajan yang satu ini biasanya ukurannya tidak terlalu lebar. Hanya sekitar 14 cm hingga 18 cm saja. Tapi bentuknya cekung sangat dalam. Soalnya saucepan biasa digunakan untuk membuat saus.
Stock Pot


      Bentuknya lebih mirip panci sebetulnya. Tapi, selain bisa digunakan untuk memasak makanan berkuah, stock pot juga bisa digunakan seperti wajan, yaitu menggoreng dengan minyak yang sangat banyak, yang merendam keseluruhan bahan masakan.
Grill Pan dan Griddle Pan
Hasil gambar untuk grill pan

      Dua-duanya fungsinya untuk memanggang. Bedanya adalah dibentuknya. Kalau grill pan bentuknya bergerigi permukaan dalamnya, supaya bisa menghasilkan tekstur naik-turun pada hasil panggangan. Sedangkan griddle pan digunakan untuk hasil panggangan dengan tampilan yang polos atau tidak bertekstur. 

dikutip dr http://www.sajiansedap.com/article/detail/863/jenis-jenis-wajan-menurut-fungsinya

Ragam Jenis Wajan Berdasarkan Materialnya

Kalau sudah tahu jenis-jenis wajan menurut fungsinya, maka selanjutnya kita harus tahu jenis-jenis wajan berdasarkan materialnya. Yuk, simak penjelasannya!

      Bukan hanya beragam jenisnya, tapi wajan juga terbuat dari material yang beragam. Masing-masing material tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Lalu, wajan yang terbuat dari material apa yang sebaiknya dimiliki? Berikut akan dijelaskan mengenai jenis-jenis wajan berdasar materialnya.

Wajan Antilengket

    
  Terbuat dari teflon kimia atau PFOA (asam perfluorooctanoic), wajan antilengket  sempat menjadi kontroversi. Banyak orang khawatir dengan emisi kimia PFOA pada wajan antilengket yang permukaannya sudah tergores, saat kena suhu panas. Namun, berbagai penelitian mematahkan kekhawatiran tersebut.
      Jika menggunakan wajan antilengket, pemakaian minyak bisa diminimalisir. Wajan antilengket juga mudah dibersihkan, karena permukaan wajan memungkinkan sisa makanan dan lemak yang menempel luruh dengan mudah saat dicuci.
      Itu tadi kelebihan-kelebihan wajan antilengket. Bagaimana dengan kelemahannya? Kelemahannya adalah mudah tergores. Makanya harus dijauhkan dari peralatan logam, termasuk spatula logam. Kelemahan lainnya, jika dicuci dengan mesin cuci piring, teflonnya juga akan langsung rusak.
Wajan Berlapis

      Wajan yang satu ini diklaim lebih baik daripada wajan antilengket. Sebab, wajan yang biasanya berlapis porselen, keramik, juga tembaga ini menurut berbagai penelitian tidak  mengeluarkan emisi kimia seperti PFOA, saat kena suhu panas.
      Wajan berlapis juga umumnya memiliki umur yang lebih panjang, karena permukaannya tidak mudah rusak. Selain itu, wajan berlapis memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mencokelatkan makanan, karena tidak memiliki lapisan untuk memblokir panas secara langsung.
      Namun sayangnya, wajan berlapis sulit dibersihkan. Sebab, wajan ini tidak punya lapisan antilengket. Kekurangan lainnya, harganya lebih mahal daripada wajan antilengket.

Wajan Besi

      Wajan besi terbilang cukup murah karena sangat awet. Saking awetnya, sebagian wajan besi bisa bertahan hingga 70 tahun lebih (bertahan selama beberapa generasi), jika dirawat dengan baik. Dengan menggunakan wajan besi, makanan yang dimasak pun bisa tetap hangat dalam waktu lama, meski kompor sudah tidak dinyalakan. Sebab, wajan besi menghasilkan panas yang merata saat memasak.
      Hanya saja, wajan besi kurang praktis untuk penggunaan sehari-hari, karena ukurannya yang biasanya besar lebih pas digunakan untuk memasak makanan dalam porsi besar. Kekurangan lainnya, wajan besi lebih sulit dibersihkan dibandingkan dengan wajan teflon dan wajan berlapis. 

dikutip dari http://www.sajiansedap.com/article/detail/864/jenis-jenis-wajan-berdasarkan-materialnya#.Vh0Zcfntmko