Jumat, 11 Desember 2015

Tip Membuat Direct Method Cake


Direct Method Cake merupakan langkah terpraktis dalam hierarki teknik cake. Ketiadaan proses pengembangan  membuat tekstur yang dihasilkan lebih padat dibandingkan butter cake, bahkan cenderung bantat. Komposisi yang digunakan sama dengan cake lainnya.
Tepung, telur, gula, lemak dan bahan pengembang seperti baking power atau baking soda. 

Lemak yang dipergunakan bisa berupa mentega padat, mentega cair, atau minyak. Karena pembuatannya yang mudah dan penggunaan alat yang sederhana, cake ini sering dijadikan andalan sebagai dessert rumahan.

Proses pembuatan:

  1. Campur semua bahan kering dalam satu wadah, aduk rata, sisihkan.
  2. Campur lemak dan gula. Aduk rata menggunakan whisk atau spatula karet.
  3. Masukkan telur dan bahan cair lainnya, aduk rata.
  4. Tuang bahan cair ke dalam bahan kering, sambil diaduk hingga rata.
  5. Panggang dalam oven panas 180° C (± 30-40 menit).
Contoh direct method cake: Brownies, carrot cake, dan financier. 

dikutip dari http://www.femina.co.id/kuliner/info.kuliner/tip.membuat.direct.method.cake/004/002/890

Ragam Macam Biryani

Kala melintasi India, Pakistan, Bangladesh, dan Sri Lanka, nasi biryani jadi favorit. Banyak teori yang mendebat asal muasal nasi berempah tersebut. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kata biryani berasal dari bahasa Persia, yakni birinj yang berarti beras, atau biryan yang berarti goreng.

Dua Macam Biryani Femina
    
Berdasarkan teknik pembuatannya, ada dua tipe nasi biryani: kutchi biryani (mentah) dan pukki biryani (matang). Perbedaan terdapat dari cara pemasakan daging. Kutchi biryani berarti daging mentah yang dilapisi beras kemudian dimasak, sementara pukki biryani adalah nasi dan daging yang dimasak terpisah hingga matang kemudian dicampur sebelum dimasak dengan rempah lain.
    
Teknik tradisional mengolah biryani diawali dengan menggoreng brown rice tanpa dicuci terlebih dahulu bersama ghee (mentega tradisional India). Proses ini memperkaya aroma dan rasa dari beras. Air selanjutnya dituang untuk memasak nasi hingga setengah matang. Sementara itu, daging kaki kambing direndam dengan campuran pepaya parut, yoghurt, dan bumbu rempah. Bumbu rendam ini mempercepat proses pematangan daging.
    
Dalam panci tanah liat handi, beras sebagian diletakkan di dasar panci, ditambah daging, ditaburi kapulaga, kulit biji pala, daun pandan, dan air mawar. Setelahnya, dilapisi kembali dengan beras hingga permukaan daging tertutup rata. Handi ditutup terbalik dan diletakkan arang panas dari kulit kelapa di atasnya. Bagian bawah juga dimasak dengan arang panas. proses ini seperti memanggang. Saat mulai matang arang kelapa di atas diretakkan.
    
Jenis brown rice bulir panjang banyak digunakan di utara India, sementara beras bulir pendek banyak digunakan di India bagian selatan. Sementara daging yang digunakan umumnya daging kambing. Kini, variasi nasi biryani menggunakan daging sapi, ayam, ikan, dan seafood. Sayuran yang populer digunakan antara lain kembang kol, wortel, kacang polong, paprika, dan buncis.

Di India, nasi biryani yang baru matang diambil sedikit untuk ‘dibanting’,  untuk melihat apakah bulir nasinya menyatu atau terpisah. Biryani yang ideal adalah yang terpisah, beraroma rempah, dan gurih.


di kutip dari http://www.femina.co.id/kuliner/info.kuliner/dua.macam.biryani/004/002/896