Rabu, 08 Juni 2016

Cara Tepat Menyimpan Bahan Makanan




Foto: Fotosearch
Menyimpan bahan makanan adalah salah satu trik yang bisa membuat waktu masak jadi lebih efisien, sehingga Anda tidak harus bolak-balik berbelanja. Supaya bahan makanan yang disimpan bisa awet tanpa kehilangan banyak nutrisinya, Anda perlu mempelajari teknik penyimpanannya. Yang menjadi perhatian penting adalah bahan makanan harus disimpan di lemari es (suhunya harus 4ยบ-8°C) atau di freezer (suhunya di bawah 0°C) supaya tak ada bakteri yang bisa berkembang biak. 

Jenis bahan
Menyimpannya
Tahan selama
Wortel, kentang, buncis, jagung, labu siam.
Untuk sayuran yang masih kotor dan ada tanahnya, cuci bersih dan keringkan. Saat hendak disimpan, sayuran harus benar-benar kering agar tidak mudah busuk. Bungkus dalam kertas bersih atau masukkan ke dalam plastik yang berlubang-lubang. Simpan di laci sayuran di lemari es. Jika sayuran dibeli di pasar swalayan, umumnya sudah dalam kondisi bersih, sehingaa dapat langsung disimpan di laci sayuran di lemari es. 
1 minggu
Bayam, taoge, kangkung, daun singkong.
Bungkus dalam plastik berlubang atau kertas bersih tanpa dicuci. Simpan di laci sayuran.
2 hari. Jika direbus dulu selama 2 menit akan tahan lebih lama.
Kembang kol, kapri, brokoli, kol.
Bungkus dalam plastik berlubang dan simpan di wadah kedap udara.
1 minggu, kecuali kapri yang cuma tahan 3 hari.
Ayam
Cuci bersih, bumbui, dan simpan dalam wadah kedap udara. Simpan di dalam freezer.
2 bulan dalam freezer.
Daging sapi & kambing
Dimasukkan dalam wadah kedap udara setelah dicuci bersih. Paling baik jika dibumbui dahulu. Simpan di dalam freezer.
2 bulan dalam freezer.

Seafood

Bersihkan, bubuhi garam dan jeruk nipis, lalu simpan dalam wadah kedap udara di dalam freezer.
1 bulan dalam freezer.
Jeroan
Dibersihkan dan dibumbui lalu simpan dalam wadah bertutup rapat dalam freezer.
1 bulan dalam freezer.
Tahu & tempe
Tahu harus direbus dulu bersama sedikit  garam, lalu simpan dalam wadah kedap udara. Letakkan di rak penyimpan. Untuk tempe, dapat langsung disimpan di lemari es. 
1 minggu di lemari es.
Produk olah siap santap (chicken nuggets, bakso, sosis).
Jika kemasannya sudah terbuka, produk olahan harus dipindahkan ke wadah kedap udara dan simpan di dalam  freezer.
3 bulan jika kemasannya belum dibuka.
Jika sudah terbuka, produk olahan tahan sekitar 2 bulan.   
Rempah kering dan segar (ketumbar, merica, daun salam, serai, jahe, lengkuas, kunyit, kemiri, cabai).
Rempah kering disimpan dalam wadah kering yang kedap udara dan ditaruh di tempat yang tidak lembap.
Rempah segar harus dibungkus plastik berlubang dan disimpan di lemari es di wadah khusus sayuran.
1 bulan di lemari es. Jika ingin cabai merah yang awet, keringkan dulu dengan cara dijemur atau dipanggang.
Makanan kaleng
Jika masih tertutup rapat, simpan di lemari yang tidak lembap.
Bila kemasan sudah dibuka dan masih ada sisa bahan, pindahkan ke dalam wadah kedap udara, lalu simpan di lemari es. 
Jika kemasan belum dibuka, umur simpan makanan kaleng tergantung dari waktu kedaluwarsa dari pabriknya. Jika sudah terbuka, perhatikan perubahan aroma dan bentuk fisiknya. Jika berjamur, berarti sudah kedaluwarsa.
Tip: Lemari es yang ditaruh di dalam lemari built in atau di dekat benda penghasil panas, seperti kompor, akan membuat kompresor bekerja lebih keras dan menghabiskan daya listrik.

dikutip dari  http://www.femina.co.id/tip-masak/cara-tepat-menyimpan-bahan-makanan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar