Rabu, 08 Juni 2016

Kiat Sehat Pola Makan Saat Berpuasa

Berubahnya pola makan selama bulan puasa bisa menyebabkan ganguan kesehatan pencernaan, seperti sembelit, diare, dan maag. Jangan berkecil hati, dengan pola makan sahur dan berbuka yang benar, berpuasa justru akan membuat badan menjadi bugar dan sehat.

Bagi umat Muslim, berpuasa adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Kecuali bagi orang dalam kondisi tertentu, seperti sedang berhalangan, melakukan perjalanan jauh atau dalam kondisi sakit. Bulan penuh rahmat ini sangat dinantikan karena pintu surga dibuka lebar dan pintu neraka ditutup rapat-rapat. Bulan di mana umat Muslim akan menyambutnya dengan suka cita dengan cara memperbanyak ibadah, salah satunya adalah dengan menjalankan ibadah puasa.
Selama berpuasa, aktivitas biasanya akan berjalan seperti biasa. Kebutuhan nutrisi tubuh juga harus tercukupi seperti hari-hari biasa. Lantas bagaimana menyiasati kebutuhan nutrisi tubuh dengan berubahnya pola waktu makan makan? Yuk kita simak kiat sehat pola makan selama berpuasa.

Menu Makan dengan Gizi Seimbang
Berubahnya waktu makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari serta bergantinya jadwal waktu makan dapat mengganggu metabolisme tubuh. Apalagi jika jumlah asupan nutrisi menjadi berkurang karena waktu makan yang biasanya tiga kali menjadi dua kali. Tubuh, biasanya akan terasa lemas atau pusing karena kurangnya asupan nutrisi dan berubahnya pola waktu makan. Namun jika asupan nutrisi cukup, berpuasa justru akan membuat badan bugar dan sehat karena pencernaan beristirahat selama sebulan penuh. Berpuasa juga terbukti bermanfaat sebagai terapi detok tubuh dari zat-zat berbahaya yang terakumulasi selama 11 bulan.
Cara tepat agar tetap sehat selama berpuasa adalah dengan menjalani pola makan dengan menu seimbang dan istirahat yang cukup. Pola makan dengan menu seimbang adalah pola makan dengan menu makanan yang mengandung unsur nutrisi lengkap sesuai kebutuhan tubuh. Seperti karbohidrat untuk sumber tenaga. Protein nabati dan hewani untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak, vitamin dan mineral untuk menjaga dan memelihara kesehatan tubuh serta air sebagai zat pengatur dan pelarut agar nutrisi mudah diserap oleh tubuh. Meskipun berpuasa, dengan pola menu yang seimbang serta asupan nutrisi sesuai kebutuhan tubuh, maka tubuh tetap akan bugar dan sehat.
Jangan khawatir dengan berubahnya pola makan menjadi dua kali. Dengan mesiasati menu dengan memilih makanan yang padat gizi maka tubuh tetap akan tercukupi kebutuhan gizinya. Mengonsumsi makanan yang beragam juga sangat disarankan selama berpuasa. Dengan jenis bahan makanan yang beragam maka asupan nutrisi tubuh akan semakin lengkap. Jangan lupa selalu melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh dengan minum susu. Susu adalah bahan makanan yang mengandung nutrisi lengkap dan mudah dicerna. Membiasakan minum susu selama bulan puasa akan menutupi kemungkinan akan kekurangan gizi karena keterbatasan jenis makanan yang dikonsumsi. Jika Anda tidak terbiasa minum susu, cobalah mengonsumsi makanan yang terbuat dari susu, seperti yogurt atau keju.  

Menu Sehat Santap Sahur dan Buka Puasa
Menu hidangan sahur dan buka puasa harus berupa masakan sehat yang kaya gizi. Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya nutrisi, tubuh tidak akan mengalami kekurangan gizi. Sumber karbohidrat bisa diperoleh dari nasi, pasta italia, mi atau roti. Sumber protein hewani dipilih daging yang tidak terlalu banyak mengandung lemak, seperti daging bagian has dalam, daging ayam bagian dada tanpa kulit, beragam jenis ikan, dan telur. Protein nabati juga sangat baik karena sumber protein nabati biasanya mengandung sedikit lemak dan lemaknya berupa jenis lemak yang baik, seperti tempe, tahu, susu kedelai, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Vitamin, mineral dan serat bisa diperoleh dari aneka jenis sayuran dan buah-buahan.

Berikut contoh menu makan sahur dan buka puasa dengan pola menu yang seimbang:

Menu Makan Sahur ·         Nasi Putih
·         Ayam Goreng Bumbu Kuning
·         Tahu Isi Daging Cincang
·         Tumis Jamur Brokoli
·         Jeruk Manis
·         Susu

Kudapan Manis untuk Berbuka ·         Puding Buah / Kolak Pisang

Menu Buka Puasa ·         Nasi Beras Merah
·         Empal Daging
·         Tumis Tempe Kacang Panjang
·         Sup Sayuran + Bakso Ikan
·         Jus Pepaya
Snack Malam ·         Kue Lumpur Labu Kuning
·         Susu

Hindari Makanan Berlemak & Berbumbu Tajam
Hidangan sahur sebaiknya tidak mengonsumsi makanan berbumbu tajam, seperti cabe atau asam. Makanan terlalu pedas akan mengiritasi lambung dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Makanan berlemak, seperti gulai, kari dan kalio, atau cake dengan butter cream sebaiknya jangan dikonsumsi saat makan sahur. Makanan yang tinggi lemak dapat memicu produksi asam lambung sehingga menimbulkan penyakit maag. Makanan yang tinggi garam juga sebaiknya dihindari. Makanan yang terlalu asin akan menyerap air, menimbulkan dehidrasi dan merangsang rasa haus pada siang hari.
Saat berpuka puasa, awali berbuka dengan kudapan manis. Makanan manis yang mengandung gula akan cepat mengembalikan energi setelah berpuasa. Namun jangan berlebihan karena makanan manis bersifat mengenyangkan sehingga dapat mengurangi asupan makanan buka puasa yang mengandung gizi lebih lengkap. Kudapan manis sebaiknya dibuat dari bahan makanan yang sehat, seperti sup buah, puding buah atau buah kurma.
Setelah berbuka dengan kudapan manis, sebaiknya jangan langsung mengonsumsi makanan utama. Mengonsumsi banyak makanan saat berbuka akan menyebabkan saluran pencernaan bekerja ekstra sehingga seringkali perut terasa begah dan melilit. Lakukan sholat Magrib terlebih dahulu baru mengonsumsi makanan utama.
Selama berpuasa juga sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang mengandung gas, seperti kol, lobak, nangka, tape, dan durian. Bahan makanan ini seringkali menyebabkan perut kembung karena timbulnya gas yang berlebihan.  

Perbanyak Sayuran & Buah
Sayuran dan buah kaya akan vitamin, mineral, dan zat fitonutrien yang akan menjaga dan memelihara kesehatan tubuh selama berpuasa. Kelebihan sayuran adalah kaya akan kandungan serat. Serat ini bersifat mengenyangkan sehingga cocok dikonsumsi saat berpuasa karena akan mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Buah yang tinggi kandungan air, seperti semangka, melon, pepaya, stroberi, jeruk dan anggur juga baik dikonsumsi. Selain memberikan asupan vitamin dan mineral, kandungan air yang tinggi dapat menambah asupan cairan yang diperlukan tubuh. Jangan lupa minum air putih yang cukup. Air putih sangat penting untuk menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari dehidrasi selama berpuasa. 

dikutip dari  https://www.sahabatnestle.co.id/content/view/kiat-sehat-pola-makan-saat-berpuasa.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar