Senin, 05 Januari 2015

Ragam Jenis Tahu & Tempe


Ragam Jenis Tahu & Tempe
Tempe adalah salah satu kekayaan kuliner asli Indonesia. Gizi dan rasanya, luar biasa! Jenisnya pun berbagai macam, dari kedelai sampai kacang merah. Apa saja? Mari kita mengenalnya.

·         Tempe Kedelai
Dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dengan jamur Rhizopus oligosporus.
Keunikan: Tempe kedelai adalah tempe yang paling banyak di seluruh Indonesia. Bahkan sudah dibuat di Jepang dan Belanda.
Kandungan gizi (100 gram): Protein 20,8 gram, lemak 8,8 gram, serat 1,4 gram, kalsium 155 miligram, fosfor 326 miligram, zat besi 4 miligram, vitamin B1 0,19 miligram, karoten 34 mikrogram.
·         Tempe Gembus
Dibuat dari ampas tahu, yakni sisa proses sari kedelai yang akan dijadikan tahu.
Keunikan: Memiliki cita rasa yang gurih, aromanya menyengat, empuk.
Kandungan gizi (100 gram): Protein 12,95 gram, lemak 6,8 gram, karbohidrat 11,05 gram, serat 4,2 gram.
·         Tempe Benguk
Dibuat dari biji benguk yang berasal dari buah sejenis kacang koro, masih satu rumpun dengan kacang kapri dan kacang buncis. Biji benguk seukuran kelereng tapi lonjong dan agak pipih, berwarna abu-abu hingga kehitaman.
Keunikan: Biji benguk mengandung racun asam sianida, namun kandungan racun ini mudah dihilangkan dengan cara direndam air bersih selama 1-2 hari sehingga biji benguk akan bersih dari racun.
Kandungan gizi (100 gram): Kalori 141 Kkal, protein 10,2 gram, lemak 1,3 gram, karbohidrat 23,2 gram, kalsium 42 miligram, fosfor 15 miligram, zat besi 2,6 miligram.

·         Tempe Lamtoro
Dibuat dari biji tanaman lamtoro, dari segi rasa, nyaris tidak ada bedanya dengan tempe kedelai.
Keunikan: Ada rasa lemak yang berasal kulit bijinya.
Kandungan gizi (100 gram): Kalori 142 Kkal, protein 11 gram, lemak 2,5 gram, karbohidrat 20,4 gram, kalsium 42 miligram, fosfor 15 miligram, zat besi 2,6 miligram.
·         Tempe Kecipir
Dibuat dari Kecipir, di Sumatera dikenal dengan kacang botol atau kacang belimbing, di Jawa Barat kacang belimbing, di Jawa Barat disebut jaat, di Bali dikenal dengan kelongkang. Kecipir adalah tanaman polong yang tumbuh merambat yang berasal dari Indonesia bagian timur.
Keunikan: Pengolahan biji kecipir menjadi tempe tidak berebda dengan pengolahan biji kedelai. Hanya saja Karena karateristik biji kecipir yang lebih keras, membutuhkan waktu lebih lama untuk merebusnya-kurang lebih 30 menit atau sampai empuk.
Kandungan gizi (100 gram): Kalori 405 Kkal, protein 32,80 gra, lemak 17 gram, karbohidrat 36,50 gram.
·         Tempe Kacang Hijau Dan Kacang Merah
Walau baru sebatas ide-belum diproduksi dan dijual namun secara prinsip hamper semua kacang-kacangan dapat difermentasikan untuk dijadikan tempe. Jadi, jenis kacang-kacangan yang bernutrisi tinggi seperti kacang merah dan kacang hijau mustinya bisa dijadikan tempe.
Keunikan: penurun kolesterol paling wahid.
Kandungan gizi (100 gram):
Kacang hijau: Kalsium 124 miligram, fosfor 32 miligram, lemak 1,3%, protein 24%, serat 7,6 gram.
Kacang merah: Protein 24 gram, vitamin B5 0,8 miligram, folat 394 mikrogram, kalsium 143 miligram, zat besi 8 miligram, seng 3 miligram, zat, magnesium 3 miligram.
Catatan: Tempe bungkil yang dibuat dari bungkil kacang tanah atau bungkil kelapa serta tempek bongkrek yang dibuat dari ampas kelapa, tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Apalagi oleh ibu hamil, menyusi dan balita. Karena, kalau proses pembuatannya tidka higienis, dapat mengnadung bakteri beracun. Tempe bungkil bisa mengandung racunaflatoksin, sedangkan tempe bongkrek mengandung racun Pseudomonas cocovenenans.
Tips: Hilangkan bau langu tempe dengan mengukus selama 15 menit sebelum diolah. Namun, tempe yang akan digoreng tidka usah dikukus dulu karena proses penggorengan otomatis menghilangkan bau khas tempe tersebut.

Awalnya jenis tahu hanya satu macam, yaitu tahu putih. Seiring perkembangannya, jenis tahu serta rasanya pun mengalami banyak perkembangan. Tahu dibuat kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe yang asli dari Indonesia, tahu berasal dari Cina. Tahu adalah kata serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) yang secara harfiah berarti kedelai yang difermentasi. Berikut ini aneka tahu dan cara tepat mengolahnya:
·         Tahu putih
Tahu jenis ini teksturnya padat dengan pori-pori agak besar. Di pasaran dapat dijumpai dalam beragam bentuk dan ukuran. Tahu putih cocok diolah menjadi lauk, hidangan berkuah (sup, sayur kuah), aneka tumis, adonan isian dan goreng. Selain itu juga cocok digunakan sebagai campuran beragam kudapan seperti kroket, perkedel, nugget dan lain-lain. Tapi ingat, karena tahu putih mudah hancur, sebaiknya tambahkan sedikit tepung terigu atau telur saat mengolahnya. Dengan begitu teksturnya akan tetap kokoh.
Kualitas tahu putih hanya bisa bertahan selama 2 hari, lebih dari itu akan terjadi perubahan aroma dan tekstur. Proses pengukusan dan penyimpanan dalam almari pendingin hanya mampu menambah usia konsumsi maksimal 1 hari.
·         Tahu kuning
Tahu ini dikenal dengan nama tahu takwa atau tahu Kediri, karena sentra pembuatan tahu ini banyak dijumpai di Kediri. Tekstur tahu kuning sangat padat, kenyal, berpori halus dan lembut. Bentuknya kotak segi empat dan agak pipih. Karena kepadatannya yang lebih baik dari pada tahu putih ketika dipotong tahu tidak mudah hancur. Warna kuning pada tahu menggunakan pewarna alami yang berasal dari kunyit.
Bentuknya yang tak mudah hancur memudahkan Anda dalam mengolah. Anda bisa memasak tahu kuning untuk tumisan, isi sup atau di goreng. Kalau di goreng, bagian luar kering renyah namun tetap lembut di bagian dalamnya.
·         Silken Tofu
Jenis tahu ini biasanya dijual dalam bentuk tube dan siap dipotong sebelum diolah. Teksturnya yang sangat lembut membuat tahu ini cocok untuk sajian sop atau sapo tahu. Silken tofu bahkan bisa juga dicampur dalam smoothies sebagai sumber protein atau sebagai pengganti mayonnaise pada resep tertentu. Kalau Anda berencana menggunakan silken tofu dalam hidangan sop atau sapo tahu Anda, sebaiknya tahu dilapisi dengan sedikit tepung maizena lalu digoreng dulu sehingga tahu tidak terlalu mudah hancur dalam proses memasak.
·         Soft Tofu
Tahu jenis ini tidak selembut silken tofu, tapi juga tidak sepadat tahu biasa. Soft tofu bisa digunakan sebagai pengganti telur dan keju dalam berbagai resep.

·         Egg Tofu
Jenis tahu ini sebenarnya merupakan salah satu varian silken tofu. Bedanya, egg tofu mendapat penambahan telur pada proses pembuatannya. Penambahan ini membuat rasa egg tofu menjadi sedikit berbeda dengan jenis tahu lainnya
·         Tahu sutera (tofu)
Disebut tahu sutera karena teksturnya sangat halus. Pada umumnya tofu berwarna putih. Di pasaran dijual dalam keadaan segar dan dikemas dengan plastik kedap udara. Tofu ada yang berbentuk selinder dan segi empat. Tofu yang ditambah dengan telur dikenal dengan nama egg tofu, warnanya lebih kuning. Sedangkan tofu dengan tambahan udang namanya shrimp tofu. Memilih tofu lebih mudah karena dalam kemasannya telah tercantum tanggal kadaluarsa.
Tekstur tofu yang sangat lembut, dan rapuh membutuh trik khusus saat mengolahnya. Jika Anda ingin menggoreng, potonglah dengan pisau tajam sesuai ukuran yang dikehendaki. Lalu lumuri dengan tepung maizena dan goreng dalam minyak hingga tofu terendam. Gunakan api sedang saat menggoreng dan jangan sering membalik-balik agar tidak hancur. Jika Anda ingin menambahkan dalam sup atau membuat sup tofu. Masukkan tofu sesaat sebelum sup di angkat dari atas api dan jangan mengaduknya.
Simpan tofu dalam lemari es hingga tanggal kadaluarsanya. Jika tofu yang Anda beli tidak dalam kemasan kedap udara, maka rendam tofu dengan sedikit air lalu simpan dalam lemari pendingin. Sebelum digunakan jangan lupa meniriskan airnya terlebih dahulu.
·         Tahu pong
Teksturnya padat dengan pori-pori besar. Ciri khasnya ketika digoreng kering, maka bagian dalamnya akan terdapat rongga dan kulitnya akan kecokelatan dan renyah. Tahu pong lebih umum disajikan untuk camilan dan campuran masakan berkuah.

·          Tahu susu
Tahu susu diperoleh dari proses curdling (mengumpalkan) susu dengan rennet atau asam seperti lemon juice atau cuka, kemudian menghilangkan bagian cairnya. Nah, bagian susu yang telah mengumpal tersebut kemudian di padatkan hingga terbentuk batangan tahu yang padat.
Tampilan tahu susu mirip dengan tahu air, tetapi lebih padat dan gurih. Pembuatan tahu susu adalah salah satu upaya memanfaatkan susu yang kualitasnya rendah.
Tahu susu cocok untuk olahan panggang seperti steak, di goreng, untuk campuran isi pai dan topping pizza.
·         Tahu air
Warnanya putih seperti tahu putih, tetapi teksturnya lebih lembut dan lunak karena terbuat dari gumpalan susu kedelai yang dipadatkan. Tahu air cocok diolah untuk sapo, mapo dan beragam sajian berbumbu sechuan. Anda juga bisa memotongnya dalam ukuran kecil (3×3 cm) lalu menggorengnya untuk camilan santai sore hari. Rasanya gurih dan lembut, cocok dicocol dengan sambal atau saus siap saji.
·         Tahu kulit
Jenis tahu kulit paling populer adalah tahu Sumedang. Kulitnya berwarna kecokelatan dengan rongga bagian dalam yang akan tampak jika tahu digoreng. Tahu Sumedang termasuk tahu siap santap, jadi tak perlu mengolahnya lagi. Cukup menggoreng, lalu mendampingkan saus sebagai padanannya. 


Untuk gambar silahkan searching sendiri di google image, terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar