Tampilkan postingan dengan label Menghias Kue. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menghias Kue. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Mei 2020

14 Trik Sukses Bikin Kue



Pernahkah mengalami kejadian lapisan atas cake buatan anda tidak rata? Kukis terlalu melebar saat dipanggang? Hal itu tidak akan terjadi lagi, karena kami punya trik mengatasinya. Ini dia:

1.    Loyang Warna Terang

Pilih loyang warna terang untuk memanggang cake, terutama cake vanila. Jangan gunakan loyang dengan lapisan anti lengket hitam pekat. Loyang berwarna gelap menyerap lebih banyak panas. Sehingga adonan cepat panas dan gosong. Jika terpaksa menggunakan loyang berwarna gelap atau hitam, turunkan suhu panggang sekitar lima derajat celcius.

2.    Membungkus Cake

Permukaan cake mengembang pecah dan tidak rata sehingga harus dipotong? Lupakan hal itu, sayang jika ada bagian bagian cake yang dibuang. Dua trik ini akan menyelesaikan.

Pertama, bungkus loyang menggunakan handuk kue yang bersih untuk meredam panasnya. Kedua balikkan dan tekan perlahan cake. Lakukan selama beberapa saat sampai permukaan cake rata. Tak perlu membuang cake bukan?

3.    Motif Renda                                                                       

Butuh sedikit kreatifitas untuk membuat tampilan kue lebih menarik tetapi tidak ribet. Gunting sedikit motif renda dari kain. Pastikan kain bersih ya. Letakkan renda diatas kue, taburi gula halus atau bahan hiasan lain. Angkat renda dan lihatlah. Kue jadi cantik dalam sekejap.

4.    Gunakan Tusuk Gigi

Ingin menghias permukaan dengan tulisan tapi taku tidak rapi? Manfaatkan tusuk gigi untuk membuat pola lebih dahulu. Seteah itu semprotkan bahan hiasan diatas pola. Rapi dan cepat, seperti tukang kue profesional.

5.    Jepit Makanan

Kreatif itu perlu. Tak butuh alat khusus untuk membuat pinggiran pai lebih menarik. Jepit kue atau garpu juga ujung sendok bisa dimanfaatkan untuk merapikan bagian ini agar tampil lebih menarik.

6.    Krim Lebih Bervolume

Whipped cream atau mentega putih kocok siap pakai, merupakan pilihan praktis untuk menutup permukaan cake, kue dan cupcake. Jangan lupa untuk tetap mengocok ulang bahan ini agar lembut, bervolume dan mudah digunakan. Cukup kocok menggunakan mixer berkecepatan tinggi selama lima hingga tujuh menit sebelum digunakan.

7.    Gunakan Hair Dryer

Pernahkan bertanya – tanya bagaimana lapisan ganache halus dan mengkilap? Manfaatkan hair dryer untuk melakukan keajaiban ini. Sembari anda meratakan ganache menutupi cake, arahkan panas hair dryer untuk merapikan sekaligus membuat ganache mengkilap.

8.    Melumerkan Selai

Selai cokelat, keju dan selai buah siap pakai untuk menghias cake atau kue memang praktis. Tapi cek dulu teksturnya. Campurkan sedikit susu cair atau minya sayur untuk memperkaya rasa selai sekaligus membuat tekstur selai lebih lembut dan mudah dioleskan pada permukaan cake dan kue. Coba saja.

9.    Melunakkan Mentega

Lunakkan mentega dengan cara menuangkan air panas dalam gelas. Setelah itu buang air panas, gunakan gelas untuk menutupi mentega. Jika anda perlu memasukkan mentega dingin kedalam adonan pastry, triknya adalah memarut lembut mentega lebih dulu. Dengan begitu akan mudah hancur dan bercampur dengan adonan.

10. Roti Tawar Pelembab Cake

Cake yang tidak langsung dihias atau dilapisi krim, permukaan serta bagian luarnyamenjadi keras dan kering. Jaga kelembapan cake dengan meletakan selembar potong roti tawar diatasnya. Dengan cara ini, cake tetap lembut serta lembab meski semalaman anda biarkan.

11. Tepat Pilih Gula

Setiap orang memiliki ide yang berbeda tentang kesempurnaan kukis. Ada yang suka kukis empuk, renyah atau kukis yang lumer dimulut. Kunci untuk mendapatkan kukis yang anda inginkan adalah penggunaan jenis gula.

Jika ingin kukis padat tapi empuk, pilih gula bubuk. Untuk kukis yang langsung lumer dimulut pilih gula pasir butiran lembut. Kukis yang renyah dan seikit mekar, pilih gula palem atau gula pasir butiran kasar.

12. Gunakan Cetakan Kukis Kecil

Agar pinggiran pai tetap cantik anda bisa memanfaatkan penjepit makanan, ujung sendok atau garpu. Tapi bagaimana dengan penutup pai? Gunakan cetakkan kukis ukuran kecil dengan beragam bentuk untuk menutup sempurna, tampilan pai juga lebih cantik.

13. Manfaatkan Air Hangat

Dapatkan hasil akhir  frosting (lapisan krim penutup cake) yang sempurna denga cara selalu mencelupkan pisau atau solet kedalam air panas sebelum digunakan untuk merapikan bahan frosting (butter cream, ganache dan lain – lain). Panas yang mengalir dalam solet akan membuat frosting lebih mudah dibentuk dan dirapikan.

14. Krim Kocok Lebih Lembut

Untuk membuat krim kocok yang lembut, tuangkan krim cair dalam wadah. Letakkan diatas loyang berisi es batu serut, kemudian kocok hingga kaku dan lembut. Suhu dingin membuat krim lebih cepat mengental, padat dan lembut.

 

 

Dikutip dari Tabloid Nyata Edisi II Februari & III Februari 2020


Jumat, 22 April 2016

Tips: Mewarnai dan Menangani Icing


Walau sedikit, penambahan pewarna makanan memengaruhi tampilan icing agar cake menjadi lebih harmonis. Teteskan sedikit pewarna menggunakan ujung tusuk gigi. Aduk rata hingga didapat warna yang diinginkan. Selalu gunakan tusuk gigi baru saat menggunakan warna lain.

Intensitas warna tiap icing tidak akan sama, meski ditambahkan jumlah pewarna yang sama. Pada buttercream, kepekatan warna akan bertambah setelah 1-2 jam diberi pewarna. Sedangkan pada royal icing dibutuhkan pewarna dalam jumlah yang lebih banyak 

dibandingkan pada buttercream untuk mendapatkan warna serupa.

Pastikan mewarnai icing sesuai dengan jumlah yang diperlukan. Jika icing yang sudah diwarnai habis, Anda akan kesulitan mendapatkan icing dengan  warna yang serupa. Untuk fondant, teteskan pada beberapa titik. Uleni adonan fondant hingga warnanya rata
Tip Menangani Icing
  • Saat mengoles buttercream atau royal icing, usahakan spatula tidak menyentuh permukaan cake. Letakkan icing di bagian tengah, ratakan hingga bagian pinggirnya. Begitu pula dengan bagian samping, oles hingga merata.
  • Untuk memperhalus icing, masukkan spatula dalam air panas, bersihkan hingga kering, lalu sapukan ke seluruh permukaan icing. Agar icing mudah teroles rata, tambahkan 3-4 sendok makan sirop jagung ke dalam adonan icing.
  • Untuk membuat hiasan, masukkan icing ke dalam piping bag hingga ½ atau ? bagian. Jika terlalu penuh, icing bisa membeludak. Untuk memastikan tidak ada udara yang terjebak, lakukan burping, yakni tekan piping bag hingga icing keluar sedikit.
  • Saat menggilas fondant atau marzipan, taburi permukaan alas dan rolling pin dengan gula bubuk atau tepung maizena agar tidak lengket. Angkat fondant dengan rolling pin, letakkan di atas cake, ratakan. Untuk hasil maksimal, gunakan fondant smoother. 

dikutip dari http://www.femina.co.id/tip-masak/arnai-dan-menangani-icing




Senin, 26 Januari 2015

Apa itu Compote



Compote merupakan potongan buah-buahan yang dimasak dengan sirop gula hanya hingga air gula meresap ke dalam buah, bukan hingga terserap habis. Tekstur compote lebih berair, sehingga biasa dinikmati sebagai dessert. Sedangkan selai, adalah produk olahan buah segar yang dimasak bersama gula pasir hingga mendidih dan buah hancur (halus). Pektin di dalam buah akan bereaksi dengan gula pasir hingga membentuk tekstur selai yang kental, lembut, dan mudah dioles. Selai  banyak digunakan sebagai topping produk bakery.

Selasa, 13 Januari 2015

Apa Itu Butter Cream

Buttercream terbuat dari gula bubuk dan mentega, dan memiliki beragam rupa. Ada yang dimasak, ada yang tidak. Ada yang menggunakan putih telur, ada pula yang menggunakan telur utuh. 

    Paling dasar adalah simple buttercream yang juga disebut sebagai American buttercream. Bahan dekorasi ini merupakan kombinasi lemak (mentega, margarin, atau minyak sayur) dengan gula bubuk. Rasanya relatif paling manis di antara buttercream lain. 



    Mousseline buttercream termasuk buttercream klasik yang pembuatannya membutuhkan ketelitian. Berbahan dasar meringue, buttercream ini termasuk jenis yang melalui proses pemasakan. Gula dan air dimasak hingga mencapai kondisi 'soft-ball' (tekstur kristal gula yang stabil), lalu dituang secara perlahan ke dalam putih telur yang dikocok dengan mixer. Adonan dikocok hingga terbentuk puncak lembut. Ketika adonan dingin, ditambahkan mentega leleh guna mendapatkan icing yang stabil. Teksturnya sangat ringan dan mudah diaplikasikan untuk menghias kue.



    Hampir sama dengan mousseline buttercream adalah French buttercream. Bedanya, icing ini menggunakan kuning telur (beberapa versi menggunakan telur utuh) untuk mengganti putih telur. Kaya rasa dan lembut tetapi lebih cepat melunak karena kadar lemaknya tinggi. Jenis ini lebih pas untuk filling,  bukan dekorasi. 


    Kestabilan dan tekstur buttercream dipengaruhi oleh jenis lemak yang dipakai. Mentega memberi tekstur lembut dibandingkan minyak sayur. Namun, minyak sayur lebih stabil pada suhu ruang. Sebaiknya gunakan buttercream segera setelah dibuat. Teksturnya yang masih lembut akan mudah dioleskan di atas cake. Jika masih tersisa, simpan dalam wadah kedap udara dan masukkan ke lemari es. Ini bisa tahan beberapa hari. Untuk memberi cita rasa lebih nikmat, beri perisa pada buttercream, misalnya ekstrak vanilla, mint, atau almond. Bisa juga menambahkan air jeruk atau jus buah.

Apa Itu Royal Icing


Royal icing secara tradisional terbuat dari putih telur yang dikocok bersama gula bubuk dan diberi sedikit air jeruk lemon hingga mengembang dan kaku seperti whipped cream. Teksturnya sedikit padat. Cara mengoreksinya mudah. Jika icing terlalu kental, tambahkan sedikit air. Sedangkan jika terlalu encer, tambahkan gula bubuk. 

    Kekhawatiran penggunaan putih telur tanpa melalui proses pemasakan membuat beberapa resep royal icing dimodifikasi dengan substitusi bubuk meringue. Metode pembuatannya hampir sama, yaitu gula bubuk dan bubuk meringue dikocok menggunakan mixer hingga tercampur rata. Tambahkan air dan terus kocok hingga terbentuk puncak lembut dan mengilap.

   

     Icing yang mulai populer di awal abad ke-20 ini tahan lama disimpan di suhu  ruang. Beberapa resep menambahkan gliserin guna mencegah icing terlalu kaku dan keras. Gliserin memiliki rasa manis, tidak berbau, jernih, dan berbentuk cair.
Royal icing sering digunakan untuk melapisi kue pernikahan atau kue ulang tahun. Cocok untuk membuat hiasan kue aneka bentuk, seperti bunga, pita, dan lainnya. Jika disimpan di dalam lemari es, bisa tahan sampai sebulan lebih. Pastikan selalu menutup royal icing dengan plastik lengket agar tidak cepat kering.

Apa Itu Ganache


Ganache merupakan perpaduan cokelat dan krim. Tapi, jangan salah sangka! Meski hanya terdiri dari dua komponen, membuat ganache tidak mudah. Dua hal yang harus diperhatikan adalah perbandingan antara bahan dan temperatur harus tepat. Pada dasarnya, ganache dibuat dengan memanaskan krim, lalu menambahkan cokelat cincang ke dalamnya hingga meleleh. Hasilnya berupa tekstur yang lembut dan kental.


Ganache untuk glaze (lapisan) atau topping kue berbeda dengan ganache untuk filling seperti dalam pembuatan truffle. Untuk topping, perlu ganache yang lebih tipis dan ringan yang berarti jumlah krim lebih banyak, misalnya perbandingan cokelat dan krim sebesar 1:2. Sedangkan untuk layer cake atau filling, bisa menggunakan cokelat dan krim dengan perbandingan 1:1.

Temperatur pun perlu menjadi perhatian khusus. Tak harus memasak krim hingga mendidih. Selain itu, agar cokelat larut  dalam krim, cincang halus cokelat dan aduk rata segera.