Minggu, 23 November 2014

Apa Itu Napkin Folding

2.1 Pengertian

                 Lipatan serbet makan adalah bentuk lipatan dari serbet yang biasanya diletakan diatas meja sebagai hiasan dan mempunyai bentuk penampilan yang indah dan menarik.
2.2 Bahan dan Ukuran
                   Serbet makan dapat dibuat dari kertas atau kain dengan bermacam-macam warna serta corak yang disesuaikan dengan taplak meja makan. Serbet makan sebaiknya menggunakan bahan dari damas atau bahan yang mudah dilipat. Serbet makan kertas dipergunakan untuk jamuan makan tidak resmi.
                  Ukuran serbet biasa digunakan adalah 45 x 45 cm atau 50 x 50 cm, baik untuk makan siang maupun makan malam. Sedangkan serbet untuk kelengkapan makan pagi atau menyajikan kue-kue disebut serbet jari. Ukuran serbet jari 35 cm x 35 cm atau 40 cm x 40 cm.
2.3 Fungsi dari Lipatan Serbet Makan
  1. Sebagai hiasan
  2. Ketika makan menetupi baju agar tidak kotor
  3. Untuk membersihkan mulut
  4. Lipatan serbet yang rapi dan indah dapat menyemarakkan ruang makan sehingga dapat menambah selera makan
2.4 Jenis-jenis Lipatan Serbet
  • Standing
Lipatan serbet dengan posisi atau bentuk beridiri.
Contoh :
Candle, Small candle, fan coockscomb, chink, double jagot, cardinal hat, tre corn, clowns hat, rabbit ear, dll.
  • Underline
Lipatan serbet dengan posisi tidur atau datar.
Contoh :
Bentuk lipatan sein, japanese kimono, fish, rose, silver holder, bread dish, pocket garnish, dll.
2.5 Faktor – faktor yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Serbet Makan :
            a.  Faktor Kebersihan (Hygiene)
       Keutamaan serbet makan digunakan untuk melap atau membersihkan mulut serta tangan, konsekuensinya lipatan – lipatan serbet makan yang hygienis adalah yang ditangani paling akhir pada saat lipatan, penanganan yang singkat juga menghemat waktu pramusaji.
Misal :  tidak banyak lipatan tapi indah
            b. Penampilan
            Napkin dilipat mempunyai kesan tertentu.
            Misal : bentuk gulungan memberikan kesan tinggi.
            c. Waktu (Time)
2.6  Tips Menghasilkan Lipatan Serbet yang Baik :
  1. Jangan membuat lipatan serbet makan dengan bentuk yang terlalu tinggi sehingga dapat menetupi wajah tamu lainnya.
  2. Jangan membuat terlalu banyak lipatan karena serbet makan akan mudah kotor sebelum digunakan.
  3. Gunakan serbet makan yang berukuran agak besar (50 cm x 50 cm), karena memudahkan dalam melipatnya dan hasilnya akan lebih baik dan indah.
  4. Ukuran serbet makan harus benar dan simetris sisi – sisinya.
  5. Untuk lipatan serbet makan yang berdiri atau standing, gunakan serbet makan yang kaku. Jika serbet makan halus gunakan serbet makan yang kuat.
2.7 Daftar macam-macam napkin
Standing
Ø  Bentuk jengger ayam
Ø  Bentuk jengger ganda
Ø  Bentuk sepatu
Ø  Bentuk sarang
Ø  Bentuk kipas
Ø  Bentuk kipas kecil
Ø  Bentuk topi uskup
Ø  Bentuk perahu layar
Ø  Bentuk lilin
Ø  Bentuk lilin kecil
Ø  Bentuk perahu kecil
Ø  Bentuk perahu
Ø  Bentuk lapis
Ø  Bentuk topi panglima
Ø  Bentuk pisang
Ø  Bentuk angsa
Ø  Bntuk telinga kelinci
Ø  Bentuk jagung
Ø  Bentuk topi badut
Ø  Bentuk celah
Underliner
Ø  Bentuk kimono
Ø  Bentuk bunga mawar
Ø  Bentuk mortarboard
Ø  Bentuk tempat garpu dan pisau
Ø  Bentuk tempat pisau
Ø  Bentuk tempat roti
Ø  Bentuk alas
Ø  Bentuk pena
Ø  Bentuk ikan
Ø  Bentuk lipatan sein
Ø  Bentuk lipatan hiasan saku
Ø  Bentuk selimut bayi

MACAM-MACAM LIPATAN NAPKIN

           Seni melipat serbet atau napkin folding biasa kita temukan di restoran. Serbet dilipat semenarik mungkin sebagai pemanis meja makan. Nah, ini adalah beberapa jenis lipatan serbet beserta cara melipatnya. Bagi anda yang ingin menyulap meja makan agar lebih menarik atau sekedar ingin menambah pengetahuan, silahkan mencoba cara berikut ini:

All About Main Course


    Makanan Utama (Main Course)
          Makanan utama(main course)adalah hidangan pokok dari suatu susunan menu lengkap yang dihidangkan pada waktu lunch maupun dinner, ukuran porsinya lebih besar dari appetizer. Makanan yang dihidangkan terdiri dari lauk pauk hewani yang disertai kentang dan sayuran antara lain adalah :
  1. Lauk pauk hewani yang dihidangkan pada main course seperti daging, ikan (kakap, tuna, tenggiri), unggas (ayam, bebek, kalkun), dan sea food    (kerang, cumi-cumi, udang, lobster, kepiting) yang diolah dengan bermacam-macam cara dan menghidangkanya dengan saus dan besar porsinya berkisar 175 gram s.d 225 gram.
  2. Sayuran yang dihidangkan pada main course ialah sayuran continental. Pada umumnya seperti buncis, bunga kol, lobak putih, brocoli, asparagus,  dan lainya dan besarnya adalah 75 gram.
  3. Untuk garniture, kentang maupun penggantinya seperti macam-macam pasta yang dihidangkan dengan roti / roll yang besar porsinya 75 gram. Untuk nasi kadang juga mengganti kentang dengan lauk-pauk yang sesuai.
Makanan utama ditata dalam dinner plate sebagai makanan pokok yang utama. Kombinasi main course dengan kentang ataupun sayur sebagai lauk pauknya harus serasi dari rasa, warna, dan bahan lauk pauk yang dihidangkan disertai dengan saus atau greavynya atau saus beku yang disebut maitre de’hotel menata lauk pauk di tengah sebelah bawah logo piring, sedangkan kentang sebelah kanan, dan sayur sebelah kiri.
      Bahan makanan untuk Main Course yang berasal dari Ayam : Ayam merupakan salah satu bahan makanan hewani yang mengandung protein. Ayam yang diolah untuk masakan kontinental adalah jenis ayam pedaging, karena memiliki daging yang lembut dengan kualitas yang baik. Kualitas Ayam yang Baik :
  • Karkas ayam mempunyai daging yang lebih baik dari daging lainnya
  • Karkas ayam utuh
  •  Bagian paha tampak berisi dan tidak keras
  • Tekstur daging lembut dan berserat halus
  • Tidak berbau
- Bahan Pelengkap Main Course seperti Garniture dan Sayuran :
  1. Garniture : terdiri dari bahan makanan yang mengandung pati seperti kentang. Kentang bisa dibuat dengan bermacam metode memasak, misalnya kentang yang dibakar (Baked Jacket Potatoes), kentang yang digoreng (Chips Potatoes), kentang yang dipanggang dan dibentuk menyerupai kerucut (William Potatoes). Kentang juga dapat diganti dengan pasta seperti di Negara Italia yaitu Spaghetti atau bentuk pasta lain seperti lasagne dan maccaroni.
  2. Sayuran : sayuran yang biasa digunakan dalam Main Course adalah buncis, wortel, asparagus, brokoli, kacang polong, kapri, adas, bayam, tomat, bawang bombay, dll..

All About Appetizer


Appetizer, dalam istilah bahasa Indonesia yaitu ‘hidangan pembuka’. Sedangkan istilah Perancis menyebutnya Hors d’oeuvre (starter). Appetizer merupakan hidangan pembuka sebelum hidangan utama (main course) yang disajikan dengan tujuan membangkitkan nafsu makan atau selera makan. Sumber lain memberikan pengertian sebagai berikut: Appetizer merupakan penghantar untuk menikmati hidangan utama, sebagai hidangan pembuka untuk menimbulkan selera makan karena itu porsinya kecil dengan rasa asam, asin atau pedas.

Appetizer hendaknya memiliki rasa yang enak (tastefull), ringan (ligth), menyegarkan (biasanya berasa agak asam untuk merangsang selera makan), berukuran kecil (biet size, finger food), dan disajikan dengan penampilan menarik. Appetizer dapat berupa hidangan panas (canape, fritters, soup) atau dingin (salad, Chilled Fruit CocktailShrimp Cocktail), dan adakalanya berasa pedas.
Hidangan appetizer hendaknya disajikan dengan prima, meliputi rasa, aroma, penampilan, dan kesesuaian dengan alat saji agar dapat membangkitkan selera dan memberikan kesan bahwa hidangan yang akan disajikan setelahnya akan lebih enak lagi.
Macam appetizer berdasarkan harga bahan yang digunakan adalah:
  • Sur Asiette Complate, yaitu appetizer yang menggunakan kelebihan bahan atau bahan yang murah.
  • Hors D’ Oeuvre Royale, yaitu appetizer yang menggunakan bahan dengan harga mahal serta dalam penyajian tanpa saus.
  • Hors D’ Oeuvre Varies, yaitu appetizer yang menggunakan bahan paduan antara bahan dengan harga mahal dan murah.
Berdasarkan suhunya, appetizer digolongkan sebagai berikut:
  • Cold Appetizer (Hidangan Pembuka Dingin)
Makanan yang disajikan : aneka salad, shrim, coktail atau cold, canape (sandwich kecil yang disajikan dingin).
Contoh Masakan :
◦Bang-Bang Chicken
◦Nicoise (baca: Nisoa) Salad
◦Salad Ayam Saus Fresh Mayonnaise
  • Hot appetizer (hidangan pembuka panas)
Makanan yang disajikan  : aneka jenis soup, muffin, fritter.
Contoh masakan:
◦Hummus
◦Potato dan Porcini Soup.
◦Millefeule of Desire Potato with Mushroom Fricasse
◦Hare Pastilla, Baby Carrot confitt with Fig compote and Truffle esense
◦Ravioli stuffed with chicken and mushrooms flavored with sage and served on Beetroot butter sauce
Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa appetizer mempunyai ciri khas:
  • Mempunyai variasi yang banyak sekali. Salah satunya sup, dengan bahan rumput laut, tulang ikan hiu,jamur, sampai sea food.
  • Memiliki warna yang khas yaitu sedikit menyala contohnya kuning atau merah terang
  • Cita rasa yang ditampilkan unik,hangat,lembut,dan tetap menyegarkan
  • Aroma wangi menyeruak menusuk hidung
  • Dapat dihidangkan diawal
  • Disajikan dalam porsi kecil, oleh karena itu sering disebut  finger food.
  • Menggunakan bumbu yang khas yaitu bumbu-bumbu yang merangsang pengeluaran asam lambung sehingga menambah rasa lapar.

all About Soup

    Kata soup atau sup berasal dari kata Soupe (Perancis) yang berarti bermacam-macam bahan makanan yang ditambahkan kaldu atau cairan.
    Soup dapat disajikan panas atau dingin, berupa sup jernih atau kental. Sup bisa terbuat dari nabati maupun hewani.
    Soup adalah bermacam macam bahan makanan ditambah ke dalam kaldu atau cairan yang terbuat dari kaldu (stock) daging, ayam,atau ikan dalam keadaan bening atau kental.
a.     Fungsi soup
- sebagai pembangkit selera makan
- penambah nilai gizi
- penetral rasa pada lidah
b.     Bahan isi pada soup
  • bahan isisan dari nabati,seperti sayur-sayuran
  • bahan isian dari hewani, seperti daging,unggas,ikan dan jenis jenis seafood.
  • bahan pengental terdiri dari tepung,puree,susu,cream atau telur
  • bahan pemberi rasa dan aroma seperti bouquette garnie ,mirepoix, lada dan garam .
          Klasifikasi soup
1.    Soup encer(clear atau thin soup-potoges clairs)
Soup yang dibuat dalam keadaan jernih yaitu broth stock yang tidak dikentalkan. Clear soup dibagi menjadi tiga,yaitu:
a.     Broth boulion( boulion de viande)
b.    Vagetables soup (potage oux legumes)
c.     Comsomme
2.    Soup kental( thick soup-potage lies)
Soup yang dibuat dengan menggunakan stock atau clear soup dikentalkan dengan bahan pengental seperti tepung,susu ,cream,liason,atau dari bahannya sendiri dengan ataupun tanpa isi.
Dua macam penyelesaian suop kental
a.     Tidak disaring
ð Kekentalannya di dapat dari bahan isi yang ditambahkan.
b.    Disaring
ð Misalnya puree,cream,veloute dan brown soup.
3.    Special soup
ð Merupakan soup yang terbuat dari bahan yang khusus  dan cara pengolahan yang khusus.
4.    National soup
ð Sup yang dibuat dari bahan yang khusus dan cara pengolahan yang khusus dan berasal dari suatu negara.
5.    Aneka soup /soto
ð Hidangan yang berisi campuran daging dan ikan yang direbus bersama dengan sayuran, dedaunan dan aneka rempah sehingga menghasilkan aroma yang khas.
Keriteria pembuatan soup
1.    Thin soup:
-         Soup harus benar benar jernih dan tidak menggumpal.
-         Sup tidak berlemak.
-         Kaya dari segi aroma,rasa  dan penampilan
2.    Thick soup
-         Penampakan suptransparan
-         Tidak berbutur atau mengumpal
-         Kaya dari segi aroma, rasa, dan penampilan .
Penyajian Soup
1.    Suhu penyajian soup
Sop panas disajikan pada suhu antara 70˚c-80˚c, soup dingin disajiakn pada suhu 5˚c-7˚c
2.    Porsi penyajian soup
Penyajian soup sebagai appetizer dengan porsi 2-2 ½ dl. Bila disajiakna sebagai main course dengan porsi 3- 3 ½ dl.
3.    Garnis sop
  • Garnish ysng ada dalam sop atau garnish yang digunakan sebagai bahan isi.
  • Garnish yang ditabur kan diatas sop atau sebagai topping.
  • Garnish yang berupa pelengkap atau disajikan sebagai penyerta.