Senin, 04 Mei 2020

Rupa – Rupa Tepung Dalam Makanan


sumber foto: https://www.pngdownload.id/png-rbfsb7/

Ada puluhan jenis tepung yang digunakan dalam pengolahan makanan. Tetapi hanya beberapa yang umum digunakan disini. Apa saja?

1.    Beras
Ada dua varian tepung beras, tepung beras putih (terbuat dari beras putih) dan tepung beras merah (terbuat dari beras merah). Tekstur tidak seliat tepung ketan saat dicampur dengan air. Tepung merah lebih wangi dan lebih manis dibanding tepung putih. Kedua digunakan untuk pembuatan kue tradisional seperti serabi, aneka bubur, kue lapis, nagasari, rempeyek dan banyak lainnya. Tepung beras juga menjadi bahan baku pembuatan bihun.

2.    Ketan
ada  dua jenis tepung ketan, yaitu ketan hitam dan putih. Tepung ini memiliki sifat liat dan kenyal. Ketika di encerkan akan cepat mengental. Biasanya digunakan sebagai bahan dasar panganan tradisional bertekstur liat dan lengket seperti dodol, jenang, onde – onde, klepon, biji salak, opak, kue bugis dan kue lainnya.

3.    Hunkue
Terbuat dari sari pati kacang hijau. Teksturnya lebih kasar dari terigu. Warnanya putih kusam, aromanya wangi. Saat dicampur dengan akan menghasilkan adonan yang lembut, lentur dan kenyal. Biasanya digunakan untuk membuat cendol, puding, kue lapis, kue pisang atau es gabus.

4.    Terigu
Tepung terigu paling banyak digunakan dalam pengolahan makanan. Terbuat dari biji gandum yang sudah dibuang kulit arinya. Teksturnya halus, elastisitasnya juga tinggi. Jenis tepung terigu ada tiga
·         Terigu Protein Tinggi, kadar proteinnya 11 – 14%. Cocok untuk olahan bertekstur elastis dan tidak mudah rusak seperti mie, roti, pasta, donat dan puff pastry.
·         Terigu Protein Sedang, kadar proteinnya 8 – 10%. Biasanya digunakan untuk membuat kerangka adonan bertekstur lebut tapi mengembang seperti gorengan, kue tradisional dan aneka cake.
·         Terigu Protein Rendah, kadar proteinnya 7 – 8%. Digunakan untuk panganan yang renyah dan mudah lumer, seperti gorengan, kukis, pai dn short bread.

5.    Sagu
Terbuat dari bagian tengah pohon sagu atau aren membuat tekstur tepungnya kasar seperti berpasir dan kecoklatan. Tepung sagu digunakan untuk pembuatan bubur, pempek, kue bika ambon, kue bagea (kue kering khas ambon) dan kue sagu tentunya.

6.    Singkong
Tapioka atau tepung kanji adalah sebutan lainnya teksturnya ringan, kesat, dan melekat ditangan. Dibuat dari pati singkong yang nyaris tidak memiliki kandungan protein. Sifatnya kental dan lengket jika dipanaskas. Cocok untuk cilok, pempek dan batagor. Bisa juga digunakan sebagai bahan tambahan bakso. Ada juga yang menggunakan sebagai pengental tumisan.

7.    Jagung
Tepung jagung ada dua jenis. Pertama tepung sari pati jagung (cornstarch) yang digunakan sebagai pengental sup dan saus. Ditambahkan juga dalam adonan kukis atau tepung gorengan, supaya renyah tahan lama. Pada sponge cakedan puding memberikan efek lembut.
Tepung jagung populer dengan nama maizena. Teksturnya mirip terigu namun warnanya lebuh pucat dan keruh.
Kedua tepung jagung atau biasa disebut corn flour atau polenta. Bentuknya butiran kasar berwarna orange khas jagung. Biasa digunakan untuk campuran cake, pancake, taburan atau balutan roti, serta untuk campuran salad sayuran. Corndog adalah salah satu kudapan bebahan tepung jagung yang populer.

untuk gambar jenis tepung silahkan searching sendiri di google image, terimakasih.

Dikutip dari Tabloid Nyata Edisi IV Januari 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar