Jumat, 08 Mei 2020

14 Trik Sukses Bikin Kue



Pernahkah mengalami kejadian lapisan atas cake buatan anda tidak rata? Kukis terlalu melebar saat dipanggang? Hal itu tidak akan terjadi lagi, karena kami punya trik mengatasinya. Ini dia:

1.    Loyang Warna Terang

Pilih loyang warna terang untuk memanggang cake, terutama cake vanila. Jangan gunakan loyang dengan lapisan anti lengket hitam pekat. Loyang berwarna gelap menyerap lebih banyak panas. Sehingga adonan cepat panas dan gosong. Jika terpaksa menggunakan loyang berwarna gelap atau hitam, turunkan suhu panggang sekitar lima derajat celcius.

2.    Membungkus Cake

Permukaan cake mengembang pecah dan tidak rata sehingga harus dipotong? Lupakan hal itu, sayang jika ada bagian bagian cake yang dibuang. Dua trik ini akan menyelesaikan.

Pertama, bungkus loyang menggunakan handuk kue yang bersih untuk meredam panasnya. Kedua balikkan dan tekan perlahan cake. Lakukan selama beberapa saat sampai permukaan cake rata. Tak perlu membuang cake bukan?

3.    Motif Renda                                                                       

Butuh sedikit kreatifitas untuk membuat tampilan kue lebih menarik tetapi tidak ribet. Gunting sedikit motif renda dari kain. Pastikan kain bersih ya. Letakkan renda diatas kue, taburi gula halus atau bahan hiasan lain. Angkat renda dan lihatlah. Kue jadi cantik dalam sekejap.

4.    Gunakan Tusuk Gigi

Ingin menghias permukaan dengan tulisan tapi taku tidak rapi? Manfaatkan tusuk gigi untuk membuat pola lebih dahulu. Seteah itu semprotkan bahan hiasan diatas pola. Rapi dan cepat, seperti tukang kue profesional.

5.    Jepit Makanan

Kreatif itu perlu. Tak butuh alat khusus untuk membuat pinggiran pai lebih menarik. Jepit kue atau garpu juga ujung sendok bisa dimanfaatkan untuk merapikan bagian ini agar tampil lebih menarik.

6.    Krim Lebih Bervolume

Whipped cream atau mentega putih kocok siap pakai, merupakan pilihan praktis untuk menutup permukaan cake, kue dan cupcake. Jangan lupa untuk tetap mengocok ulang bahan ini agar lembut, bervolume dan mudah digunakan. Cukup kocok menggunakan mixer berkecepatan tinggi selama lima hingga tujuh menit sebelum digunakan.

7.    Gunakan Hair Dryer

Pernahkan bertanya – tanya bagaimana lapisan ganache halus dan mengkilap? Manfaatkan hair dryer untuk melakukan keajaiban ini. Sembari anda meratakan ganache menutupi cake, arahkan panas hair dryer untuk merapikan sekaligus membuat ganache mengkilap.

8.    Melumerkan Selai

Selai cokelat, keju dan selai buah siap pakai untuk menghias cake atau kue memang praktis. Tapi cek dulu teksturnya. Campurkan sedikit susu cair atau minya sayur untuk memperkaya rasa selai sekaligus membuat tekstur selai lebih lembut dan mudah dioleskan pada permukaan cake dan kue. Coba saja.

9.    Melunakkan Mentega

Lunakkan mentega dengan cara menuangkan air panas dalam gelas. Setelah itu buang air panas, gunakan gelas untuk menutupi mentega. Jika anda perlu memasukkan mentega dingin kedalam adonan pastry, triknya adalah memarut lembut mentega lebih dulu. Dengan begitu akan mudah hancur dan bercampur dengan adonan.

10. Roti Tawar Pelembab Cake

Cake yang tidak langsung dihias atau dilapisi krim, permukaan serta bagian luarnyamenjadi keras dan kering. Jaga kelembapan cake dengan meletakan selembar potong roti tawar diatasnya. Dengan cara ini, cake tetap lembut serta lembab meski semalaman anda biarkan.

11. Tepat Pilih Gula

Setiap orang memiliki ide yang berbeda tentang kesempurnaan kukis. Ada yang suka kukis empuk, renyah atau kukis yang lumer dimulut. Kunci untuk mendapatkan kukis yang anda inginkan adalah penggunaan jenis gula.

Jika ingin kukis padat tapi empuk, pilih gula bubuk. Untuk kukis yang langsung lumer dimulut pilih gula pasir butiran lembut. Kukis yang renyah dan seikit mekar, pilih gula palem atau gula pasir butiran kasar.

12. Gunakan Cetakan Kukis Kecil

Agar pinggiran pai tetap cantik anda bisa memanfaatkan penjepit makanan, ujung sendok atau garpu. Tapi bagaimana dengan penutup pai? Gunakan cetakkan kukis ukuran kecil dengan beragam bentuk untuk menutup sempurna, tampilan pai juga lebih cantik.

13. Manfaatkan Air Hangat

Dapatkan hasil akhir  frosting (lapisan krim penutup cake) yang sempurna denga cara selalu mencelupkan pisau atau solet kedalam air panas sebelum digunakan untuk merapikan bahan frosting (butter cream, ganache dan lain – lain). Panas yang mengalir dalam solet akan membuat frosting lebih mudah dibentuk dan dirapikan.

14. Krim Kocok Lebih Lembut

Untuk membuat krim kocok yang lembut, tuangkan krim cair dalam wadah. Letakkan diatas loyang berisi es batu serut, kemudian kocok hingga kaku dan lembut. Suhu dingin membuat krim lebih cepat mengental, padat dan lembut.

 

 

Dikutip dari Tabloid Nyata Edisi II Februari & III Februari 2020


Kamis, 07 Mei 2020

14 Cara Siasati Kesalahan Memasak



Selain pemilihan bahan berkualitas, pernahkah terpikir bahwa hasil akhir makanan yang tidak sempurna bisa disebabkan cara memasak yang salah. Nah gimana menyiasatinya?

1.    Rebus Pasta Dengan Minyak
Anda menambahkan minyak, margarin atau mentega saat merebus pasta? Hindari hal ini karena minyak dan lemak akan menutup serat pasta, sehingga saus tidak dapat melekat.
Pasta yang terselimuti minyak atau lemak menjadi tidak gurih dan menggumpal ketika dingin.

Untuk itu menyiasatinya, rebus pasta dalam air mendidih, tiriskan segera ketika pasta telah al dente (matang tapi masih kenyal). Campur pasta yang masih panas dengan saus, aduk. Pasta dan saus yang dicampurkan sesaat setelah dimasak akan lebih baik rasa dan teksturnya.

2.    Mengukur Bahan Kering Dengan Gelas Ukur
Menimbang bahan kering dengan cara memasukan dalam gelas ukur bisa berakibat fatal. Tanda gram dalam gelas ukur tidak dapat menjadi patokan.
Cara menyiasatinya, tetap gunakan timbangan untuk mengukur bahan kering. Ukuran yang tepat dalam penimbangan bahan terutama untuk kue dan cake menjadikan hasil yang baik.

3.    Melelehkan Mentega Beku Dalam Microwave
Lupakan melelehkan mentega dalam microwave, sebab akan leleh berlebihan. Solusinya, biarkan mentega meleleh dalam suhu ruang selama 30 sampai 45 menit atau hangatkan dengan api kecil. Setelah sebagian melelh, matikan api dan biarkan meleleh seluruhnya.
Ingat, jangan mengocok mentega terlalu lembut. Mentega yang terlalu lembut membuat kukis kehilangan bentuk saat dipanggang. Cake juga akan berpori besar, kasar dan rusak teksturnya jika pengocokan terlalu lama.

4.    Memanggang  Daging Dengan Suhu Rendah
Untuk mendapatkan daging panggang yang lembut, juicy dan kaya rasa idealnya daging direndam bumbu semalaman. Proses ini berguna untuk membuat daging cepat empuk ketika dipanggang.
            Namun jika anda tak punya banyak waktu, siapkan saja daging kemudian lumuri dengan bumbu perendam, bungkus plastik tebal, simpan dalam lemari es selama 45 – 60 menit.
            Usia proses perendaman, panggang daging dalam alat pemanggangan yang telah dipanaskan. Ingat, jangan memanggang dalam suhu rendah, sebab daging menjadi liat dan matang tak rata.

5.    Minyak Beku Untuk Memasak
Minyak atau lemak beku (margarin, mentega) diperlukan untuk menggoreng atau menumis. Tetapi bukan yang beku.
Minyak dan lemak beku akan terserap lebih banyak oleh bahan makanan. Selain itu proses mematangkan jadi lebih lama. Panaskan dahulu hingga mencapai suhu yang dibutuhkan. Setelahnya, baru masukkan bahan makanan.

6.    Merebus Telur Dalam Air Mendidih
Berharap telur lebih cepat matang, maka anda memasukkannya dalam air mendidih? Tapi yang terjadi telur meletus, sebagian putihnya terburai dan tampilan pun jadi jelek.
Solusinya, masukkan telur saat air masih pada suhu normal. Kemudian rebus di atas api sedang. Hasilnya telur matang dan cangkang pun mulus.
Namun bila terlanjur memasukkan telur dalam air panas atau mendidih, segera kecilkan api. Suhu akan turun perlahan, dengan begitu tidak semua telur rusak cangkangnya.

7.    Melelehkan Cokelat Dengan Suhu Tinggi
Cara terbaik melelehkan cokelat yaitu dengan mengetim. Serut cokelat dan tim di atas api kecil. Angkat sebelum benar – benar meleleh sambil diaduk hingga lembut.
Untuk mengetim sempurna, gunakan panci tim berukuran lebih besar dari panci air. Pastikan air panas dan mendidih, tapi jangan sampai seperti merebus. Itu akan merusak cokelat dan cokelat yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki.
Jika menggunakan microwave, lakukan dengan hati – hati, hentikan pemanasan setiap 20 hingga 30 detik untuk mengaduk – aduk cokelat.

8.    Memanaskan Susu Dengan Suhu Tinggi
Setiap jenis susu mempunyai karakteristik yang berbeda. Ada yang pecah dan menjadi kasar saat dipanaskan. Tetapi ada juga yang malah menjadi padat.
Solusinya, saat memasak atau memanaskan susu dan produk olahan susu, gunakan suhu maksimal 80 derajat celcius atau dibawahnya.
Ada tips mudah untuk menstabilkan susu, gunakan tepung jagung atau tepung terigu jika ingin mendidihkan susu dan mencegah pengentalan.

9.    Mengolah Daging Beku
Salah besar jika daging yang masih beku langsung dimasak. Bila anda memaksakan daging akan tampak matang bagian luar, namun mentah dibagian dalam.
Solusinya,  keluarkan daging dari lemari es, biarkan selama 15 sampai 30 menit hingga bersuhu ruang. Setelah es dalam daging mencair, baru dimasak sesuai kebutuhan.

10. Bumbu Berlebihan
Jangan membumbui bahan makanan sekaligus. Sebaiknya bubuhkan bumbu sedikit dulu saa, tambahkan nanti setelah bahan diolah lagi. Hal yang sama juga bisa diterapkan dalam bumbu pelapis.
Contoh saat menggunakan tepung pangko untuk melapisi ikan atau ayam. Taburi sedikit garam tambahan pada ikan atau ayam yang dibalut tepung agar rasa tetap terjaga.

11. Sering Membalik Makanan
Belajar memasak sendiri cukup sulit, selalu tergoda untuk membolak – blik atau mengaduk makanan yang dimasak. Sebaiknya jangan terlalu sering membalik makanan apalagi bila makanan tersebut berbalut tepung.
Biarkan sedikit berwarna cokelat, lalu balikkan. Terlalu sering dibalik membuat makanan tidak matang merata, balutan tepung rusak atau terlepas.

12. Terlalu Lama Merebus Sayuran
Bayam, sawi, brokoli, buncis dan sayuran hijau lain, akan menjadi kecokelatan dan layu saat direbus terlalu lama. Meskipun teksturnya lebih lunak, tapi sebagian vitaminnya hilang dan larut dalam air rebusan.
Nah, jaga sayuran rebus agar tetap hijau, renyah tetapi sudah matang. Caranya, rebus sebentar dalam air mendidih hanya sampai berubah warna saja. Setelah direbus, tiriskan lalu rendam dalam wadah berisi air es.
Hal ini kan menghentikan proses pemanansan yang masih berlangsung dalam sayuran.

13. Terburu – Buru Mematangkan Bawang Bombay
Penggunaan api besar dan waktu cepat akan menghasilkan bawang bombay yang cokelat, cenderung pahit dan renyah. Sehingga aromanya masih langu.
Jika anda menginginkan bawang bombaytumis dengan rasa tetap manis, seperti karamel dan terlihat creamy untuk disajikan bersama burger atau pizza. Masaklah bawang bombay dengan suhu rendah dan waktu yang cukup.

14. Menumpuk Kacang Saat Dipanggang
Sangat tidak disarankan memanaskan kacang dengan cara menyangrai atau memanggang langsung menggunakan wajan anti lengket.
Anda justru merusak tekstur kacang dan menggosongkannya. Kacang sangat sensitif terhadap panas dan mudah hangus hanya dalam beberapa menit.
Solusinya, sebarkan kacang dalam loyang secara merata, jangan bertumpuk – tumpuk atau terlalu banyak. Panggang hanya sebentar saja, agar kering dan sedikit cokelat pucat.


Dikutip dari
Tabloid Nyata Edisi IV Januari 2020 & V Januari 2020


           


Selasa, 05 Mei 2020

Bahan Aromatik Khas Indonesia



Sejak dulu, nenek moyang kita telah memanfaatkan beberapa bahan untuk mmeberi aroma wangi dan sedap dalam masakan, kue dan panganan. Bahan – bahan inilah yang menjadi andalan:
1.    Kelapa
Kelapa, terutama kelapa yang diparut menjadi bahan pelengkap penting panganan tradisional. Kelapa parut diandalkan untuk memperkaya rasa, memperbaiki tekstur, serta memberi rasa gurih manis.
Kelapa parut bisa untuk campuran adonan, topping, taburan hingga balutan. Sebut saja klepon, putu ayu, kue mata roda, putu tegal, getuk hingga apem. Semuanya mengandalkan kelapa parut untuk membuat rasa makin legit.
Kelapa mengkal atau setengah tua yang biasanya digunakan. Pertama – tama kelapa dikupas, lalu diparut memanjang dan dikukus selama 15 menit. Supaya lebih gurih ditambahkan sedikit garam.

2.    Gula Merah
Terbuat dari nira kelapa dan nira tumbuhan palem. Gula merah menjadi sumber rasa manis, pemberi aroma legit, sekaligus memberi warna cokelat alami jajanan tradisional. Gula merah bisa dicampurkan adonan, untuk isian, bahan besta (balutan) hingga disiram untuk saus.
Wajik kletik, klepon, lupis kue, kue cucur hingga misro yang manis legit adalah beberapa jenis panganan yang menggunakan gula merah untuk isian, campuran adonan, besta hingga saus.

3.    Santan
Santan bisa ditambahkan dalam adonan atau disiramkan untuk saus. Penggunaan santan bisa mentah atau matang. Untuk saus atau kuah, santan dimasak dengan api kecil hingga kental.
Kue putri mandi, talam dan serabi (kuah atau tanpa kuah adalah panganan yang gurihnya bersumber pada santan.

4.    Daun Suji
Salah satu daun yang digunakan sebagai pemberi warna serta aroma adalah suji. Daun ini menghasilkan warna hijau. Suji miri pandan tapi lebih kecil dan pendek. Suji ditumbuk halus dan di beri sedikit air, lalu diperas. Air perasan inilah yang digunakan. Sari suji bisa dijadikan pewarna klepon, lapis beras, koci, getuk hingga kue putu mayang.

5.    Daun Pandan
Pandan memberi warna hijau sekaligus penambah aroma. Pandan mengeluarkan bau aromatik wangi manis segar. Tak jarang pandan dicampurkan saat memasak santan atau saus gula merah.
Irisan daun pandan bahkan sering dijadikan pembungkus makanan atau hiasan jajanan pasar. Pandan sering dipadukan dengan suji untuk mendapatkan warna hijau dan aroma yang lebih pekat.

6.    Nangka
Nangka matang menjadi salah satu bahan aromatik yang sering ditambahkan dalam beragam panganan tradisional. Cendol, wajik ketan, kolak, talam, serabi dan banyak lagi lainnya memanfaatkan angka sebagai pemberi aroma wangi.
Nangka termasuk buah yang cepat rusak. Jadi perhatikan saat memilih, mengolah dan menyimpan. Pilih nangka yang dagingnya masih keras dan tidak terlalu matang.
Cara menyimpannya, kupas nangka, buang isi, masukan dalam wadah kedap udara, masukkan dalam lemari es. Agar nangka tahan lebih lama, anda bisa merebus nangka bersama sedikit gula dan air. Setelah dingin, masukkan dalam wadah dan simpan dalam lemari es.

7.    Daun Jeruk Purut
Daun ini ditambahkan pada pembuatan panganan seperti wajik ketan, bika ambon, lapis pepe dan talam. Aroma daun jeruk purut memberi sensasi wangi segar yang kuat.
Ada trik khusus menggunakan daun jeruk agar rasa serta aromanya keluar.  Cuci daun jeruk, buah tulang luarnya, lalu iris halus. Tapi jika anda sedang terburu – buru, cukup remas atau sobek saja agar aromanya keluar maksimal.
Cara menyimpannya, bungkus daun jeruk dengan keras, lalu bungkus kertas dengan plastik dan masukkan ke kulkas.

Dikutip dari Tabloid Nyata Edisi III Februari 2020

Senin, 04 Mei 2020

10 Rempah Penting Dalam Masakan Tionghoa



Masakan Tionghoa kaya rempah. Selain memperkaya rasa, rempah juga menunjang kesehatan. Ada 10 rempah penting dalam sajian khas Tionghoa. Apa saja?

1.    Bintang Adas (Pekak)
sumber foto: https://www.pngdownload.id/png-3djghz/

Berbentuk seperti bintang, rasanya manis. Aromanya segar dan lembut. Pekak utuh digunakan dalam sajian berkuah. Pekak bubuk untuk membumbui olahan sayuran. Pekak juga bisa ditambahkan dalam makanan penutup dan koktail.

2.    Kapulaga Hitam
sumber foto: https://www.pngdownload.id/png-9uyh83/

Ukuran kapulaga hitam sedikit lebih besar dibanding kpulaga hiju. Rasa serta aromanya juga lebih kuat. Digunakan dalam sup, sup krim, olahan ikan berkuah kental, kaserol dan bumbu bergam olahan serba panggang. Bisa juga ditambahkan dalam puding beras, kue, minuman hangat dan nasi berbumbu.

3.    Cabai kering
Hampir semua olahan masakan tionghoa menggunakan cabai kering sebagai salah satu bumbu. Terutama masakan pedas. Semakin pedas menu yang ingin disajikan, semakin banyak cabai kering yang digunakan.

4.    Lada Szechuan
Lada atau merica szechuan bukan termasuk keluarga merica. Bumbu ini di sebut merica karena rasanya pedas dan aroma tajam. Merica szechuan berwarna hijau dan merah kecoklatan. Biasanya dikeringkan atau disangkari sebelum dipakai sebagai bumbu masak. Rempah ini digunakan dalam masakan pedas seperti Ma Po Tofu dan olahan mie pedas

5.    Kulit Jeruk
Chenpi atau Chimpi adalah kulit jeruk keprok yang keringkan. Bahan ini digunakan sebagai bumbu tradisional. Biasanya ditambahkan dalam semur dan rebusan sayur sayuran. Kulit memberi rasa hangat dalam masakan dan juga menambah aroma segar.

6.    Adas
Tak hanya biji adas yang digunakan sebagai rempah dalam masakan tionghoa. Umbi, tangkai dan daun tanaman adas juga dapat dimakan. Biji adas lezat dalam hidangan daging seperti sup daging dan semur daging. Mie kuah dan aneka sup lainnya juga lebih segar dengan tambahan adas.

7.    Nghohiong
Ngohiong yang populer dengan sebutan five spice powder merupakan perpaduan dari adas, cengkeh, merica szechuan, pekak dan kayu manis yang ditumbuk menjadi satu. Jika anda repot membikin sendiri, bisa membeli ngohiong siap pakai berwarna cokelat kemerahan.
Ngohiong memberi rasa manis, asam, pedas, pahit dan asin dalam masakan. Rempah ini untuk membumbui ayam panggang, daging panggang dan juga penyedap rasa.

8.    Jinten

sumber foto: https://www.pngdownload.id/png-c27jc1/

Jinten digunakan memarinade (merendam dalam bumbu) daging domba, daging sapi dan unggas (bebek, ayam burung dara). Bisa juga sebagai bumbu sajian tumis.

9.    Kayu manis
Kayu manis dalam masakan tionghoa berbeda dengan kayu manis dalam masakan eropa dan amerika. Kayu manis cina disebut cassia , memiliki rasa serta aroma gurih. Sedangkan kayu manis eropa dan amerika adalah kayu manis ceylon atau kayu manis meksiko. Kayu manis cassia digunakan untuk membumbui masakan berkuah terutama yang berbahan daging babi. Tak jarang ditambahkan ketika menanak nasi.

10.  Cengkeh
sumber foto: https://www.pngdownload.id/png-p4xt2c/

Rempah berbentuk kuncup bunga mungil ini dianggap sebagai bumbu pemberi rasa serta aroma segar dalam masakan. Paling sering digunakan untuk membumbui masakan berbahan daging merah. Rempah juga bisa ditambahkan dalam minuman hangat.

Dikutip dari Tabloid Nyata Edisi V Januari 2020

Rupa – Rupa Tepung Dalam Makanan


sumber foto: https://www.pngdownload.id/png-rbfsb7/

Ada puluhan jenis tepung yang digunakan dalam pengolahan makanan. Tetapi hanya beberapa yang umum digunakan disini. Apa saja?

1.    Beras
Ada dua varian tepung beras, tepung beras putih (terbuat dari beras putih) dan tepung beras merah (terbuat dari beras merah). Tekstur tidak seliat tepung ketan saat dicampur dengan air. Tepung merah lebih wangi dan lebih manis dibanding tepung putih. Kedua digunakan untuk pembuatan kue tradisional seperti serabi, aneka bubur, kue lapis, nagasari, rempeyek dan banyak lainnya. Tepung beras juga menjadi bahan baku pembuatan bihun.

2.    Ketan
ada  dua jenis tepung ketan, yaitu ketan hitam dan putih. Tepung ini memiliki sifat liat dan kenyal. Ketika di encerkan akan cepat mengental. Biasanya digunakan sebagai bahan dasar panganan tradisional bertekstur liat dan lengket seperti dodol, jenang, onde – onde, klepon, biji salak, opak, kue bugis dan kue lainnya.

3.    Hunkue
Terbuat dari sari pati kacang hijau. Teksturnya lebih kasar dari terigu. Warnanya putih kusam, aromanya wangi. Saat dicampur dengan akan menghasilkan adonan yang lembut, lentur dan kenyal. Biasanya digunakan untuk membuat cendol, puding, kue lapis, kue pisang atau es gabus.

4.    Terigu
Tepung terigu paling banyak digunakan dalam pengolahan makanan. Terbuat dari biji gandum yang sudah dibuang kulit arinya. Teksturnya halus, elastisitasnya juga tinggi. Jenis tepung terigu ada tiga
·         Terigu Protein Tinggi, kadar proteinnya 11 – 14%. Cocok untuk olahan bertekstur elastis dan tidak mudah rusak seperti mie, roti, pasta, donat dan puff pastry.
·         Terigu Protein Sedang, kadar proteinnya 8 – 10%. Biasanya digunakan untuk membuat kerangka adonan bertekstur lebut tapi mengembang seperti gorengan, kue tradisional dan aneka cake.
·         Terigu Protein Rendah, kadar proteinnya 7 – 8%. Digunakan untuk panganan yang renyah dan mudah lumer, seperti gorengan, kukis, pai dn short bread.

5.    Sagu
Terbuat dari bagian tengah pohon sagu atau aren membuat tekstur tepungnya kasar seperti berpasir dan kecoklatan. Tepung sagu digunakan untuk pembuatan bubur, pempek, kue bika ambon, kue bagea (kue kering khas ambon) dan kue sagu tentunya.

6.    Singkong
Tapioka atau tepung kanji adalah sebutan lainnya teksturnya ringan, kesat, dan melekat ditangan. Dibuat dari pati singkong yang nyaris tidak memiliki kandungan protein. Sifatnya kental dan lengket jika dipanaskas. Cocok untuk cilok, pempek dan batagor. Bisa juga digunakan sebagai bahan tambahan bakso. Ada juga yang menggunakan sebagai pengental tumisan.

7.    Jagung
Tepung jagung ada dua jenis. Pertama tepung sari pati jagung (cornstarch) yang digunakan sebagai pengental sup dan saus. Ditambahkan juga dalam adonan kukis atau tepung gorengan, supaya renyah tahan lama. Pada sponge cakedan puding memberikan efek lembut.
Tepung jagung populer dengan nama maizena. Teksturnya mirip terigu namun warnanya lebuh pucat dan keruh.
Kedua tepung jagung atau biasa disebut corn flour atau polenta. Bentuknya butiran kasar berwarna orange khas jagung. Biasa digunakan untuk campuran cake, pancake, taburan atau balutan roti, serta untuk campuran salad sayuran. Corndog adalah salah satu kudapan bebahan tepung jagung yang populer.

untuk gambar jenis tepung silahkan searching sendiri di google image, terimakasih.

Dikutip dari Tabloid Nyata Edisi IV Januari 2020

Memanfaat Putih Telur Sisa



sumber foto: https://www.pngdownload.id/png-2smxp8/

Sebagian cake, roti dan kue lebih membutuhkan kuning telur dari pada putihnya. Eits, bukan berarti putih telur sisa tak terpakai ya. Yuk, manfaatkan untuk banyak hal.

1.    Putih Telur Beku
Jika tidak akan segera digunakan, simpan putih telur dengan cara membungkusnya dengan plastik tebal, kemudian masukan freezer.  Atau tuangkan dalam cetakan es batu, lalu bekukkan dalam freezer. Putih telur beku bisa bertahan hingga tiga bulan. Jika akan digunakan, keluarkan dari freezer dan simpan semalam di kulkas sampai mencair.

2.    Glasir Roti
Oleskan putih telur dipermukaan roti burger (burger buns), kue bagel atau kue goreng. Anda akan mendapatkan roti yang mengkilap dan cantik permukaannya. Oles putih telur sebelum anda menambahkan bahan taburan seperti wijen, biji – bijian atau kacang. Ini akan membuat bahan taburan lengket dan tidak mudah lepas saat dipanggang.

3.    Frosting dan Topping
Campuran putih telur dan gula bubuk kocok bisa dioleskan di atas adonan kukis sebelum dipanggang dan sesudah dipanggang (royal icing). Selain membuat kukis lebih menarik, royal icing juga memberi rasa manis krenyes dingin saat digigit. Putih telur kocok juga bisa digunakan sebagai pengganti whipped cream atau krim kocok dalam beragam dessert dan minuman. Jika anda mengocok putih untuk mengias kukis, tambahkan sedikit air lemon atau cuka agar icing lembut, mengkilap dan tidak amis. Sedangkan untuk topping, tambahkan jelly bubuk agar teksturnya lembut dan lebih ringan.

4.    Meringue
Campur putih telur dengan gula bubuk, kocok hingga kaku dan mengembang. Tambahkan esen dan pewarna makanan, kemudian spuitkan dalam loyang dan panggang. Jadi deh permen putih telur atau meringue. Simpan meringue dalam wadah kedap udara setelah benar – benar dingin.

5.    Campuran Koktail
Beberapa jenis cocktail (minuman racik berbahan alkohol) menambahkan putih telur. Tujuannya memberikan sensasi rasa yang kaya, tekstur creamy, serta permukaan yang berbusa. Eggnog, clover club koktail, ponche cream adalah beberapa jenis cocktail yang diberi tambahan putih telur.

6.    Mousse
Sifat putih telur kocok yang kaku adalah pengganti yang sempurna untuk gelatin non – vegetarian pada mousses. Pilih cokelat klasik atau ganti krim degan yogurt dalam versi yang lebih ringan.

7.    Bahan Pencelup
Gunakan putih telur untuk celupan atau perekat bahan makanan yang dibreaded (dilapisi remahan roti). Seperti kroket, chicken cordon blue, risoles dan lainnya.

8.    Kacang Renyah
Ada rahasia untuk membuat camilan kacang lebih renyah. Yup, putih telur dapat membuat  beragam camilan lebih renyah. Sama seperti glasir roti, putih telur menambahkan lapisan mengkilap sekaligus membuat renyah kacang panggang anda. Putih telur juga membantu topping, seperti gula atau rempah – rempah menempel sempurna.

9.    Makaron
Siapa yang tak kenal camilan manis berbentuk bulat kecil berwarna – warni ini. Ya, makaron memang sangat banyak digunakan dalam penyajian makanan terutama dessert. Rasa serta tampilan menarik membuatnya jadi pilihan suguhan istimewa. Anda tidak harus pergi jauh – jauh ke paris untuk mencicipi makaron. Coba membuatnya dirumah dengan memanfaatkan putih telur sisa.

10. Di Kukus
Alih – alih pengganti tofu atau tahu. Kukus saja putih telur hingga padat. Setelah dingin potong sesuai selera. Anda bisa menumis, menggoreng, memanggang atau sekedar mencampurkan putih telur kukus dalam beragam olahan.


Dikutip dari Tabloid Nyata edisi II Februari 2020